Selasa, 05 Okt 2021 11:45 WIB

e-Life

Pasien Stroke Berpeluang 7x Lipat Terkena Serangan Ulangan

dtv - detikHealth
Jakarta -

Jika seseorang pernah mengalami stroke dan sembuh, bukan berarti ia bisa kembali ke gaya hidup yang lama. Gaya hidup sehat harus dipertahankan, karena risiko terserang stroke kembali masih ada, bahkan naik menjadi tujuh kali lipat.

Hal ini dikonfirmasi oleh Dokter Spesialis Bedah Saraf dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS. "Seseorang yang sudah pernah kena stroke itu kemungkinan terkena stroke itu akan 7 kali lebih besar daripada orang yang tidak atau belum pernah stroke," ujarnya dalam program e-Life detikcom

Pembuluh darah yang sudah tidak sehat, serta kondisi fisik yang tak lagi prima menjadi penyebab atas meningkatnya risiko stroke pada penyintas.

"Peluangnya mengalami stroke ya jelas lebih tinggi, jelas dia udah nggak sehat. Pembuluh darahnya dia nggak sehat, hal-hal yang lain juga nggak sehat," kata dokter yang akrab disapa dr. Ryu ini.

Untuk mencegah terjadinya stroke ulangan bagi penyintas, perlu regulasi yang cukup ketat dalam menjalani gaya hidup.

"Untuk memperkecil peluang supaya tidak stroke lagi, kontrol rutin. Terus kalau ada diabet, diabet nya diregulasi, gula darahnya dinormalkan. Kalau tekanan darah tinggi ya diobati sampai tekanan darahnya dalam batas yang normal, terus kemudian makan diatur supaya badannya itu berat badannya ideal, terus kemudian stop merokok, apalagi olahraga teratur dan istirahat secukupnya itu adalah upaya-upaya untuk menurunkan peluang terjadinya stroke ulangan," jelas dr. Ryu.

(gah/gah)