Kamis, 07 Okt 2021 13:48 WIB

BPOM Setujui Vaksin Anhui Zifivax 3 Dosis, Ini Efek Sampingnya

Ayunda Septiani - detikHealth
Jakarta -

Vaksin Zifivax adalah salah satu vaksin yang tengah dikembangkan di Indonesia. Vaksin Zifivax sudah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari BPOM RI pada Kamis (7/10/2021).

Vaksin Zifavax menjadi vaksin kesepuluh yang dapat digunakan dan mendapat emergency use of authorization (EUA) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Bagaimana efek sampingnya?

Berdasarkan studi klinik fase 1,2, dan 3, pemberian vaksin secara umum dapat ditoleransi. Kepala BPOM Penny K Lukito menjelaskan ada beberapa adverse effect yang bisa muncul:

  • Nyeri pada tempat suntikan
  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Demam

"Aspek keamanan dan imunogenitas dan efikasi yang didapatkan dari hasil uji klinik ini adalah dari aspek keamanan. Efek samping tersebut merupakan hal yang biasa," jelas Penny dalam konferensi pers daring, Kamis (7/10/2021).

Efikasinya dari seluruh multicenter mencapai 81,7 persen yang dihitung mulai 7 hari setelah mendapatkan vaksin Zifivax, diberikan tiga kali suntikan dengan interval satu bulan.

Sebagai info, vaksin ini dikembangkan oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical, asal China. Menurut salah satu penelitinya, dr Rodman Tarigan Girsang, Sp.A(K), M.Kes vaksin berbasis protein sub unit rekombinan ini menjalani uji klinik fase 3 di Indonesia, Agustus silam.

"Benar, vaksin Zifivax dari Anhui sedang berada dalam uji klinis fase 3 dimana penelitian ini dilakukan di Bandung dan Jakarta dengan total 4000 subjek penelitian," ujar dr Rodman yang merupakan principal investigator dalam riset tersebut, dalam perbincangan dengan detikcom beberapa waktu lalu.

(ayd/up)
dMentor
×
Gara-gara NFT Ghozali
Gara-gara NFT Ghozali Selengkapnya