ADVERTISEMENT

Jumat, 08 Okt 2021 12:05 WIB

Disorot WHO Gegara Masih Diamuk Corona, Ini Data Kasus Kaltara Sepekan Terakhir

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air dinilai sebagai tanda Indonesia kini tengah hadapi gelombang kedua Corona. Akibat hal itu, zona merah pun bertambah. Kalimantan Utara masih diamuk COVID-19. (Foto ilustrasi: Pradita Utama)
Jakarta -

Provinsi Kalimantan Utara masih dipantau oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena tingkat penularan virus Corona-nya masih tinggi di komunitas. Tercatat dalam sepekan terakhir, 27 September-3 Oktober 2021, tingkat penularannya berada di angka 56,8 kasus per 100.000 penduduk.

"Berdasarkan pedoman interim WHO, ini berarti ada risiko tinggi infeksi COVID-19 untuk masyarakat umum dan tingginya jumlah infeksi lokal," jelas WHO dalam laporan mingguan terbaru, per 6 Oktober 2021.

Kendati demikian, sebenarnya tingkat penularan ini sudah menurun jika dibandingkan dengan laporan WHO minggu lalu. Pada 19-26 September 2021, tingkat penularan virus Corona di Kalimantan Utara adalah 79,5 kasus per 100.000 penduduk.

Berikut data penambahan kasus Corona selama sepekan terakhir diKalimantan Utara, berdasarkan data Satgas PenangananCOVID-19 per 27 September-3 Oktober 2021.

Senin (27/8/2021): 64 kasus
Selasa (28/8/2021): 55 kasus
Rabu (29/8/2021): 57 kasus
Kamis (30/8/2021): 47 kasus
Jumat (1/9/2021): 48 kasus
Sabtu (2/9/2021): 31 kasus
Minggu (3/9/2021): 40 kasus.

Adapun penambahan kasus sembuh di Kalimantan Utara per 27 September-3 Oktober 2021, sebagai berikut.

Senin (27/8/2021): 21 kasus
Selasa (28/8/2021): 24 kasus
Rabu (29/8/2021): 83 kasus
Kamis (30/8/2021): 85 kasus
Jumat (1/9/2021): 25 kasus
Sabtu (2/9/2021): 10 kasus
Minggu (3/9/2021): 40 kasus.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT