Provinsi Kalimantan Utara masih dipantau oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena tingkat penularan virus Corona-nya masih tinggi di komunitas. Tercatat dalam sepekan terakhir, 27 September-3 Oktober 2021, tingkat penularannya berada di angka 56,8 kasus per 100.000 penduduk.
"Berdasarkan pedoman interim WHO, ini berarti ada risiko tinggi infeksi COVID-19 untuk masyarakat umum dan tingginya jumlah infeksi lokal," jelas WHO dalam laporan mingguan terbaru, per 6 Oktober 2021.
Kendati demikian, sebenarnya tingkat penularan ini sudah menurun jika dibandingkan dengan laporan WHO minggu lalu. Pada 19-26 September 2021, tingkat penularan virus Corona di Kalimantan Utara adalah 79,5 kasus per 100.000 penduduk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut data penambahan kasus Corona selama sepekan terakhir diKalimantan Utara, berdasarkan data Satgas PenangananCOVID-19 per 27 September-3 Oktober 2021.
Senin (27/8/2021): 64 kasus
Selasa (28/8/2021): 55 kasus
Rabu (29/8/2021): 57 kasus
Kamis (30/8/2021): 47 kasus
Jumat (1/9/2021): 48 kasus
Sabtu (2/9/2021): 31 kasus
Minggu (3/9/2021): 40 kasus.
Adapun penambahan kasus sembuh di Kalimantan Utara per 27 September-3 Oktober 2021, sebagai berikut.
Senin (27/8/2021): 21 kasus
Selasa (28/8/2021): 24 kasus
Rabu (29/8/2021): 83 kasus
Kamis (30/8/2021): 85 kasus
Jumat (1/9/2021): 25 kasus
Sabtu (2/9/2021): 10 kasus
Minggu (3/9/2021): 40 kasus.
(ryh/naf)











































