Jumat, 08 Okt 2021 17:01 WIB

Termasuk DKI! 15 Provinsi Catat Nol Kematian COVID-19 Per 8 Oktober

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
TPU Pedurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat merupakan tempat pemakaman khusus Covid-19 di Kota Bekasi. Belakangan, jumlah orang yang dimakamkan di TPU ini semakin banyak seiring melonjaknya kasus. Akibatnya, Tempat Pemakaman Umum (TPU), harus dibuka 24 jam nonstop, guna menghindari penumpukan jenazah di rumah sakit maupun luar rumah sakit. Penurunan kasus kematian COVID-19. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami perbaikan. Hal ini juga terlihat dari penurunan angka jumlah kematian di berbagai provinsi di Indonesia.

Per Jumat (8/10/2021), tercatat 66 kematian di 34 provinsi. Kabar baiknya, sekitar 15 provinsi mencatatkan nol kasus kematian termasuk DKI Jakarta dan Banten. Berikut sebaran nol kasus kematian COVID-19 per hari ini:

  • DKI
  • Banten
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Barat
  • Sulawesi Barat
  • Papua Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Riau
  • Maluku Utara
  • Nusa Tenggara Barat
  • Jambi
  • Bengkulu
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku

Meski demikian, masih ada beberapa wilayah yang mencatatkan kematian cukup banyak termasuk Jawa Tengah dan Papua dengan masing-masing 10 kasus. Menyusul Aceh dengan 9 kasus kematian dan Jawa Timur 7 kematian.

Walaupun DKI Jakarta nol kasus kematian, angka infeksi harian masih berada di angka 150, menjadikan provinsi ini sebagai wilayah terbanyak yang mencatatkan penambahan positif terbanyak per hari ini.

Detail perkembangan virus Corona per Jumat (8/10/2021) adalah sebagai berikut:

  • Kasus positif bertambah 1.384 menjadi 4.225.871
  • Pasien sembuh bertambah 3.514 menjadi 4.057.760
  • Pasien meninggal bertambah 66 menjadi 142.560.

Ada 268.416 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 253.067. Kasus aktif mengalami penurunan sehingga ada 25.551 pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit.



Simak Video "Corona RI Per 8 Oktober: Tambah 1.384 Kasus, 66 Orang Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)