Sabtu, 09 Okt 2021 19:32 WIB

Mengenal Sepsis, Kondisi yang Bikin Chicco Jerikho Sempat Kritis di RS

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Chicco Jerikho dan Putri Marino di Grand Indonesia. Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta -

Aktor Chicco Jerikho akhirnya mengungkapkan tentang kondisinya yang sempat kritis di rumah sakit beberapa waktu lalu. Lewat akun Instagram miliknya, ia bercerita bagaimana dirinya dilarikan ke RS akibat demam tinggi dan sesak di dada.

Saat di RS, Chicco menceritakan seluruh organ tubuhnya diobservasi. Ia juga menegaskan bahwa saat itu dirinya sudah dipastikan negatif COVID-19.

"Beberapa waktu lalu gue sempet dilarikan ke rumah sakit karena suhu badan gue tinggi mencapai 39,3 dan yang gue rasain saat itu sesak di dada kayak ada yang nekan sampai sulit bernafas. Padahal dari pagi sampai sore gue masih beraktivitas kayak biasa, bahkan masih berolahraga dan shooting," tulis Chicco di akun Instagramnya.

"Gue di observasi semalaman di Ruang IGD. tangan di infus dan seinget gue 2 kali di CT scan sampe EKG. semua udah di check untuk melihat fungsi jantung, paru dan organ tubuh yang lainnya pada malam itu. Dokter juga melakukan test PCR dan test DHF (demam berdarah) hasilnya negatif," lanjutnya.

Setelah diperiksa lebih lanjut, Chicco didiagnosis mengalami sepsis akibat infeksi virus. Hal itulah yang membuat kondisinya menjadi drop dalam waktu yang singkat, tetapi belum diketahui penyebabnya.

"Dokter yang menangani gue saat itu ada 3 dokter spesialist, spesialist jantung, anastesi dan spesialis penyakit dalam. Setelah dilakukan pengecekan, Dokter mendiagnosis ada infeksi virus (sepsis). itu yang bikin badan gue drop dalam waktu cepat sampe akhirnya harus dibawa ke rumah sakit. tapi penyebabnya karena apa? sampai sekarang belum ada jawabannya," kata Chicco.

Apa itu sepsis?

Dikutip dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), sepsis merupakan respons ekstrem tubuh terhadap infeksi. Kondisi ini terjadi saat infeksi memicu reaksi berantai di seluruh tubuh,

Sepsis yang terjadi akibat infeksi ini sering dimulai dari bagian paru-paru, saluran kemih, kulit, atau saluran pencernaan. Jika tidak segera ditangani, sepsis bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh, kegagalan organ, hingga kematian.

Apa penyebabnya?

Umumnya, sepsis ini disebabkan oleh infeksi dari kuman dan bakteri. Saat infeksi itu terjadi dan tidak segera dihentikan, bisa menyebabkan sepsis. Selain itu, sepsis ini juga bisa disebabkan virus, seperti COVID-19 maupun influenza.

Siapa saja yang berisiko mengalami sepsis?

Ada beberapa orang yang sangat berisiko mengalami sepsis ini, yaitu:

  • Orang dengan usia 65 tahun ke atas
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Orang dengan kondisi medis kronis, seperti diabetes, penyakit paru-paru, kanker, hingga penyakit ginjal
  • Orang dengan penyakit parah atau baru-baru ini dirawat di RS
  • Penyintas sepsis
  • Anak-anak di bawah usia satu tahun


Simak Video "Dear Orang Tua, Yuk Perketat Prokes Pada Anak!"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)