ADVERTISEMENT

Senin, 11 Okt 2021 12:10 WIB

Rachel Vennya Dituding Kabur dari Karantina, Seperti Apa Sih Aturannya?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Selebgram Rachel Vennya dikabarkan tidak menjalani karantina seusai kembali dari Amerika Serikat. Ia dituding kabur dari Wisma Atlet, tempat di mana seharusnya Rachel menjalani karantina COVID-19.

Kabar ini pertama kali dibahas oleh seorang netizen di media sosial yang menyebut dirinya petugas di Wisma Atlet. Dalam keterangannya, Rachel Vennya disebut hanya menjalani karantina selama tiga hari.

Bagaimana aturan karantina bagi WNI seusai pulang dari luar negeri?

Menurut aturan karantina terbaru yang tertuang dalam SE No 18 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi COVID-19 oleh Satgas COVID-19, disebutkan seluruh pelaku perjalanan internasional baik Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) harus menjalani aturan sebagai berikut:

Penumpang baik WNI dan WNA dari luar negeri harus menunjukkan hasil negatif melalui tes PCR dari negara asal keberangkatan yang pengambilan sampelnya dilakukan dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan serta mengisi e-HAC Internasional Indonesia melalui aplikasi PeduliLindungi atau secara manual pada negara asal keberangkatan.

  • Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT PCR bagi penumpang WNI dan WNA dari luar negeri dan diwajibkan menjalani karantina selama 8×24 jam.
  • Bagi WNI yang merupakan PMI, pelajar/mahasiswa, atau pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri, biaya karantina/perawatan ditanggung pemerintah. Sementara, bagi penumpang WNI di luar kriteria tersebut serta bagi WNA termasuk diplomat asing, di luar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing, menjalani karantina/perawatan dengan biaya seluruhnya ditanggung mandiri.
  • Penumpang WNI dan WNA melakukan tes ulang RT-PCR pada hari ke-7 (ketujuh) karantina.
  • Jika hasil negatif, maka WNI/WNA diperkenankan melanjutkan perjalanan dan disarankan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari serta menerapkan protokol kesehatan

Kewajiban karantina hanya dikecualikan kepada penumpang WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi/kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas dan penumpang WNA yang masuk ke Indonesia melalui skema Travel Corridor Arrangement, sesuai prinsip resiprositas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT