Senin, 11 Okt 2021 16:15 WIB

Gegara Amukan COVID-19, Luhut Masih 'Larang' Warga Singapura Masuk RI

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Singapura kembali memperketat pembatasan imbas lonjakan jumlah kasus COVID-19 beberapa hari terakhir. Padahal hampir 3 minggu Singapura membuka roadmap hidup berdampingan dengan COVID-19. Foto: Getty Images/Ore Huiying
Jakarta -

Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebut sejalan dengan perbaikan kasus COVID-19, Indonesia akan membuka pembatasan untuk sejumlah negara. Disebutkan ada 18 negara yang boleh masuk ke Indonesia, namun Singapura tidak termasuk.

"Saya kira Singapura belum termasuk karena mungkin belum memenuhi persyaratan atau standar level 1-2 sesuai dengan WHO," ujarnya dalam konferensi pers PPKM Senin (11/10/2021).

Belum dijelaskan secara rinci negara mana saja yang diizinkan masuk Indonesia. Lebih lanjut, Luhut mengatakan pembukaan ini akan dilakukan secara bertahap dan hati-hati di tengah kasus yang sudah menurun.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi ini juga menyinggung adanya penurunan kasus harian COVID-19 hingga 98 persen dari puncaknya pada 15 Juli lalu. Luhut juga menyinggung perihal indeks pemulihan COVID-19 di Indonesia yang lebih baik daripada negara tetangga.

"Recovery index yang dirilis oleh Nikkei menunjukkan peringkat Indonesia jauh lebih baik dari Singapura, Malaysia, dan Thailand," bebernya.



Simak Video "Situasi Lonjakan Covid-19 Singapura: Ada 15 Klaster Besar"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)