Selasa, 12 Okt 2021 11:19 WIB

e-Life

Begini Hubungan Kanker Payudara dengan Menstruasi dan Menopause

dtv - detikHealth
Jakarta -

Kanker payudara memang menjadi momok tersendiri terutama bagi para wanita. Untuk mencegahnya, perlu dikenali terlebih dulu apa saja faktor-faktor risikonya.

"Berbicara tentang kanker payudara ini memang ada faktor-faktor risiko ya. Jadi 80 sampai 85% itu dikarenakan menjadi apa ya pola hidup kita, yang 15% nya itu adalah genetik," jelas Dokter Spesialis Bedah Onkologi Primaya Hospital Tangerang, dr. Abdul Rachman, Sp.B (K)Onk di acara e-Life detikcom.

Terdapat faktor risiko yang memang tidak bisa diubah seperti usia. Seiring dengan bertambahnya usia wanita, kemungkinan terjadinya kanker payudara ataupun benjolan akan lebih tinggi dibanding di bawah usia 25 tahun.

Selain itu, semakin muda wanita mulai menstruasi risikonya akan lebih besar dibandingkan wanita yang mulai menstruasi di usia yang lebih tua. Begitu juga dengan faktor risiko menopause.

"Maksudnya apa? Misalkan seorang wanita mulai menstruasi di bawah umur 9 tahun, ini memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan wanita yang mulai menstruasinya itu di atas umur 13 tahun. Itu berdasarkan dari penelitian di Amerika. Begitu juga wanita yang menopouse terlalu lama ini akan mempunyai sifat lebih tinggi dibandingkan menopouse yang lebih rendah," terang dr. Abdul Rachman.

Faktor lainnya meliputi jika wanita mengalami pengobatan terapi radiasi sejak di bawah usia 20 tahun. Ada juga faktor keturunan dari keluarga.

Namun, faktor yang bisa dikendalikan dan dicegah adalah faktor pola hidup. Gaya hidup sehat seharusnya bisa meminimalisir risiko kanker payudara pada perempuan.

"Alkohol, merokok itu jelas-jelas secara ilmiah itu menyebabkan resiko terjadinya kanker payudara," kata dr. Abdul Rachman.

Oleh karena itu, dr. Abdul Rachman menyarankan untuk menjaga pola hidup yang baik dengan menjaga gizi seimbang, olahraga teratur, hindari stres, hindari rokok dan alkohol, dan atur berat badan.

"Tentunya yang paling penting adalah kita harus happy," tutupnya.

(gah/gah)