Jumat, 15 Okt 2021 09:35 WIB

15 Oktober Hari Cuci Tangan Sedunia, Ini Fakta Penting yang Kamu Perlu Tahu

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jakarta -

Pada 15 Oktober 2021, dunia memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia. Tema yang diusung pada Hari Cuci Tangan Sedunia tahun ini yakni "Our Future is at Hand-Let's Move Forward Together".

Dikutip dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Amerika Serikat (CDC), tema tersebut menyerukan tindakan bersama-sama secara aktif menuju kebersihan tangan di dunia. Mengingat, banyak kuman menimbulkan penyakit akibat tangan tidak dicuci dengan sabun dan air bersih mengalir.

Walhasil, peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia tiap 15 Oktober menjadi pengingat bahwa mencuci tangan saat penting terlebih di waktu-waktu tertentu seperti setelah menggunakan kamar mandi, sebelum menyiapkan makanan, setelah batuk dan bersin, hingga menyentuh area hidung dan wajah.

Direktur Kesehatan Lingkungan dari Kementerian Kesehatan, Vensya Sitohang, menjelaskan cuci tangan adalah cara paling murah dan efektif untuk menghentikan penularan COVID-19.

Selain itu, metode Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dipercaya menurunkan penyakit diare hingga 30 persen dan ISPA hingga 20 persen. Mengingat, dua penyakit tersebut adalah penyebab utama kematian anak balita di Indonesia.

"Untuk menghentikan penularan COVID-19 dan mencegah wabah di masa depan, semua orang di manapun harus melakukan praktik CTPS," kata Vensya dalam konferensi pers secara virtual Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Kamis 15 Oktober 2021.

Ia menambahkan akses terhadap air sanitasi dan kebersihan adalah hak manusia. Ditegaskan, setiap orang harus memiliki akses air minum yang aman, toilet bersih, serta fasilitas kebersihan yang aman.

Akses terhadap fasilitas tersebut juga perlu dibarengi perilaku yang benar seperti mencuci tangan dengan sabun secara teratur, juga menggunakan teknik mencuci tangan yang benar.

Seperempat orang Indonesia tidak punya fasilitas cuci tangan di rumah

Vensya menyayangkan, belum semua rumah di Indonesia memiliki fasilitas cuci tangan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2020 menunjukkan, 1 dari 4 orang di Indonesia tidak memiliki fasilitas cuci tangan di rumahnya. Angka ini setara 25 persen dari populasi Indonesia 64 juta jiwa dalam data tersebut.

Selain fasilitas di rumah, tempat cuci tangan yang layak juga harus ada di sejumlah tempat publik seperti sekolah, fasilitas layanan kesehatan, dan tempat-tempat rawan keramaian seperti mal, pasar, dan taman.

(vyp/fds)