Kamis, 21 Okt 2021 07:18 WIB

Inggris Diamuk COVID-19, Harian Corona Diprediksi Tembus 100 Ribu

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jakarta -

Kasus baru Corona di Inggris hampir menyentuh 50 ribu. Penambahan kasus di Inggris tertinggi di antara negara Eropa lainnya, delapan hari berturut-turut kasus harian COVID-19 tercatat melampaui 40 ribu.

Per Rabu (20/10/2021) 49.139 orang terinfeksi COVID-19. Di hari sebelumnya, Inggris bahkan mencetak rekor kasus kematian Corona, tertinggi sejak Maret. Ada 223 orang meninggal usai terinfeksi.

Dikutip dari Reuters, Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid pada hari Rabu menolak desakan ahli untuk kembali menerapkan pembatasan ketat demi menekan penularan di gelombang baru COVID-19. Namun, ia memberikan peringatan keras, Inggris akan terus kembali mengalami lonjakan jika banyak dari warganya belum divaksinasi.

Pemerintah berencana mengandalkan vaksin dan obat-obatan untuk menekan risiko penularan Corona di musim dingin, alih-alih memberlakukan pembatasan atau lockdown, setelah menutup ekonomi tiga kali.

Javid memberi peringatan 5 juta orang berusia di atas 16 tahun yang belum mendapat dosis vaksin perlu segera divaksinasi, dan mereka yang sudah divaksinasi perlu mendapt vaksinasi booster.

Kasus baru diprediksi tembus 100 ribu

Jika tidak, 'Rencana B' yang melibatkan langkah-langkah terbatas seperti kewajiban masker, perintah bekerja dari rumah dan izin vaksinasi untuk masuk ke tempat-tempat, akan diberlakukan.

"Apakah saya mengatakan bahwa jika kita tidak melakukan bagian kita, divaksinasi, semua perubahan perilaku yang dapat kita buat, bahwa kita lebih mungkin menghadapi pembatasan saat kita menuju musim dingin, maka saya mengatakan itu," katanya.

"Jika tidak cukup banyak orang yang mendapatkan suntikan booster mereka, jika tidak cukup banyak orang yang memenuhi syarat untuk penawaran awal, jangan maju, jika orang tidak memakai masker ketika mereka sebenarnya harus memakai itu, peningkatan kasus akan terus terjadi. Dan tentu saja itu akan membuat lebih mungkin kita akan memiliki lebih banyak pembatasan."

Dia mengatakan infeksi harian Corona dapat mencapai 100.000 kasus per hari dan menegaskan kembali bahwa pandemi belum berakhir. Dia memperingatkan bahwa Inggris kehilangan pijakan dalam upayanya untuk menekan virus Corona dengan strategi vaksinasi.

"Kita perlu mempertahankan kemajuan yang telah kita buat, kita bisa kehilangannya, kita benar-benar bisa kehilangan kemajuan itu jika orang tidak menerima tawaran vaksinasi mereka," pesan Menkes Inggris.

(naf/naf)