Sabtu, 23 Okt 2021 14:30 WIB

Penampakan Paru Pasien COVID-19 yang Sudah Vaksin Vs Belum, Ini Hasilnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Penampakan Paru Pasien COVID-19 yang Sudah Vaksin Vs Belum, Ini Hasilnya Penampakkan paru-paru pasien COVID-19 yang belum dan sudah divaksinasi. (Foto: Tangkapan layar viral)
Jakarta -

Lagi-lagi vaksin Corona menunjukkan khasiatnya dalam melawan virus COVID-19. Hal ini dibuktikan dari hasil rontgen pasien yang sudah dan belum divaksin saat terinfeksi virus Corona.

"Satu-satunya orang yang benar-benar sakit adalah orang yang tidak divaksinasi," kata kepala staf di Deer Valley Medical Center, Dr Sam Durrani, dikutip dari The Sun, Sabtu (23/10/2021).

"(Mereka) seringkali membutuhkan ventilasi dan oksigen, terutama pada beberapa CT scan yang sangat mendalam yang kita lihat," lanjutnya.

Dari hasil CT scan, paru-paru pasien yang sudah divaksin terlihat lebih banyak udara yang mengalir. Itu ditunjukkan dengan banyaknya bagian paru-paru berwarna hitam, yang berarti tidak ada kerusakan.

Sebaliknya, pada orang yang tidak divaksin terlihat bagian paru-parunya banyak yang berwarna putih. Kondisi itu menunjukkan bahwa paru-paru tersumbat, dan membatasi aliran oksigen ke seluruh tubuh.

"Jika Anda memiliki pasien yang divaksinasi yang datang ke UGD dengan infeksi terobosan yang mungkin mengalami sesak napas, dan kami melakukan CT scan, kondisi mereka tidak seburuk pasien yang tidak divaksinasi," jelas Dr Durrani.

"Bahkan infeksi terobosan yang berakhir dengan pneumonia, CT scan mereka masih tidak seburuk pasien yang tidak divaksinasi," imbuhnya.

Melihat bukti ini, Dr Durrani meyakinkan bahwa vaksin Corona bekerja sangat baik dalam mencegah penyakit parah hingga kematian akibat COVID-19. Meski masih bisa terinfeksi, virus tidak akan berkembang terlalu jauh di paru-paru.

"Vaksin ini bekerja sangat baik dan mencegah virus berkembang menjadi pneumonia atau menyusup ke paru-paru," ujar Dr Durrani.

"Ketika Anda mendapatkan dosis, Anda bisa sedikit sakit, tetapi akhirnya tubuh Anda mengenalinya, menyerangnya dan Anda tidak dirawat di rumah sakit, Anda tidak memakai ventilator, itu sangat efektif," pungkasnya.



Simak Video "Wujud CT Scan Toraks 0-14 Hari Saat Terinfeksi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)