Rabu, 28 Jul 2021 15:17 WIB

Viral Perbandingan Paru Divaksin Vs Tidak, Penyintas COVID-19: Mirip!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Viral hasil rontgen paru-paru orang yang terinfeksi virus Corona. Foto yang beredar memperlihatkan perbandingan paru-paru pasien COVID-19 yang sudah divaksin dan tidak.

Tidak sedikit ahli menyarankan mereka yang sudah sembuh dari COVID-19 untuk melakukan rontgen. Hal ini untuk melihat apakah ada kerusakan yang terjadi pada paru-paru usai terinfeksi Corona.

Salah satu penyintas COVID-19, Miftah Ramadhan, 25, melakukan rontgen sehari setelah dinyatakan positif dan beberapa hari setelah sembuh COVID-19. Ia sendiri sudah mendapatkan vaksin Sinopharm.

Hasil rontgen pada saat ia dinyatakan positif menunjukkan ada flek di paru-paru sebelah kiri. Setelah dinyatakan negatif, ia kembali melakukan rontgen dan hasilnya tetap ada bercak namun sudah lebih baik dari sebelumnya.

"Iya sih (mirip foto yang sudah vaksin-red). Gue kan udah vaksin, walau baru sekali. Ada flek tapi cuma sedikit," katanya saat diwawancarai detikcom, Rabu (28/7/2021).

"Sesak pun gak separah itu. Beda sama nyokap, bokap, sama kakak gue yang belum vaksin. Mereka lebih banyak fleknya dari gue," lanjutnya.

Dokter yang merawatnya saat itu mengatakan flek tetap ada di paru-paru dan akan butuh waktu sekitar 1-2 bulan sebelum benar-benar bersih.

Rontgen paru juga dijalani Aditya Eka Prawira, 33, usai dinyatakan sembuh dari COVID-19. Sedikit berbeda, saat kena COVID-19, ia belum mendapat vaksin.

Jika dibandingkan dari foto yang beredar, hasil rontgennya lebih mirip yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19. Namun ia mengatakan ada beberapa faktor yang melatarbelakangi hasil tersebut.

"Kalau gue lihat dari hasil ronsen gue sih secara kasat mata itu mirip sama orang yang sudah divaksin Pfizer," jelasnya.

"Bersih, cuman memang kata dokter wajar kalau misal parunya bersih karena gue nggak ngerokok, gue juga rutin olahraga," beber pria yang lebih akrab disapa Adit itu.

Sebagai penyintas COVID-19, Adit juga lebih menyarankan agar rekan-rekan seperjuangannya untuk rontgen daripada swab PCR ulang. Hal ini, menurutnya, akan jauh lebih bermanfaat untuk pemulihan terlebih jika mengalami long COVID.

(kna/up)