Selasa, 26 Okt 2021 14:15 WIB

Mungkinkah Harga Tes PCR Jadi Rp 300 Ribu? Ini Jawab Wamenkes

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumlah kasus positif Corona di DKI Jakarta per hari ini mencapai 3.165 kasus. Hal itu membuat Puskesmas di Cilandak Jaksel melayani PCR Swab hingga 100 orang. Wamenkes sebut rekomendasi harga tes PCR menjadi 300 ribu mungkin bisa direalisasikan. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Wakil Menteri Kesehatan dr Dante Saksono Harbuwono buka suara terkait arahan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan harga tes polymerase chain reaction (PCR) . Presiden meminta agar tes PCR bisa diturunkan menjadi 300 ribu.

Menanggapi ini, Wamenkes mengatakan rekomendasi penurunan harga tes PCR ini bukan tanpa alasan. Ini pastinya telah dihitung dengan banyak pertimbangan.

"Tentu rekomendasi presiden memberikan target untuk menurunkan harga tes PCR itu menjadi 300 ribu itu bukan tanpa dasar," jawab Wamenkes dalam konferensi pers daring, Selasa (26/10/2021).

"Pak presiden pasti sudah menghitung dan mendapatkan informasi tentang berapa harga reagen, berapa harga pemeriksaan, dan berapa kapasitas yang bisa kita lakukan untuk melakukan pemeriksaan PCR," lanjutnya.

Dalam penjelasannya, Wamenkes menyebut dari kerangka penyesuaian ini, harga 300 ribu untuk tes PCR dianggap masuk akal dan mungkin bisa diterapkan. Kini, pihaknya tengah melakukan berbagai persiapan, salah satunya menyederhanakan harga reagen yang masuk karena termasuk komponen terbesar dalam pembiayaan tes PCR.

"Setelah dihitung-hitung kelihatannya angka 300 ribu itu menjadi angka yang mungkin masuk akal dan mungkin real untuk dilaksanakan," kata Wamenkes.

"Jadi melakukan penurunan harga reagen yang masuk jadi model yang akan kita tindak lanjuti, sehingga harga tes PCR nanti akan menjadi di 300 ribu tersebut yang sekarang masih 449 ribu," imbuhnya.

Simak video 'Pro Kontra PCR Jadi Syarat Terbang':

[Gambas:Video 20detik]



(sao/up)