Rabu, 27 Okt 2021 08:23 WIB

Dinanti Seisi Bumi, WHO Jawab Kapan Pandemi COVID-19 Bisa Berakhir

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pandemi COVID-19 DKI Jakarta makin hari makin terkendali. Salah satu indikatornya persentase kasus positif COVID-19 sudah berada di angka 0,9 persen. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Saat seluruh dunia mencoba mencari cara terbaik untuk mengatasi pandemi COVID-19, varian baru terus bermunculan yang membuat beberapa negara kembali mengalami lonjakan kasus.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan kepadanya adalah tentang, kapan pandemi COVID-19 bisa berakhir?

"Jawaban saya adalah bahwa pandemi akan berakhir ketika dunia memilih untuk mengakhirinya. Itu ada di tangan kita," katanya dikutip dari laman resmi WHO.

Sebagian besar peningkatan ini didorong oleh varian Delta yang sangat mudah menular, yang kini telah terdeteksi di setidaknya 132 negara.

Ia menyebut WHO telah memperingatkan bahwa virus COVID-19 telah berubah sejak pertama kali dilaporkan, dan terus berubah. Sejauh ini, empat varian yang menjadi kekhawatiran telah muncul, dan akan lebih banyak lagi selama virus terus menyebar.

"Kenaikan ini juga didorong oleh meningkatnya percampuran dan mobilitas sosial, penggunaan kesehatan masyarakat dan tindakan sosial yang tidak konsisten, dan penggunaan vaksin yang tidak adil," bebernya.

WHO secara konsisten mendukung negara-negara dengan pasokan oksigen, dengan panduan untuk membantu negara-negara mendeteksi varian dengan lebih baik, dan terus bekerja setiap hari dengan jaringan pakar global untuk memahami mengapa varian Delta menyebar begitu cepat.



Simak Video "Epidemiolog Prediksi Pandemi Corona Berlangsung Minimal 3 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)