Kamis, 28 Okt 2021 07:27 WIB

Harga PCR Turun Lagi

Bandel! Harga PCR Turun, Hasil Lebih Cepat Masih Kena Harga Lebih Mahal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas tenaga kesehatan melakukan swab antigen kepada pemudik di kawasan hunian vertikal Apartemen Gading Nias, Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (20/5). Harga tes PCR terbaru (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Pemerintah memberlakukan batas tertinggi tes PCR maksimal Rp 275 di Jawa-Bali dan Rp 300 ribu di provinsi lainnya. Beberapa laboratorium di wilayah DKI Jakarta terpantau sudah memberlakukan harga baru per Kamis (28/10/2021).

Salah satu lab pemeriksaan PCR di daerah Tebet, Jakarta Selatan, menyebut pihaknya telah memberlakukan tarif baru PCR per hari ini sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Hasil tes PCR akan keluar 1x24 jam dengan biaya Rp 275 ribu. Namun jika konsumen ingin hasil yang lebih cepat, maka harga tes PCR dipatok lebih tinggi.

"Iya sudah turun Rp 275 ribu per hari ini. Tapi kalau yang express, hasil 3 jam Rp 800 ribu," kata karyawan di klinik tersebut saat dijumpai detikcom, Kamis (28/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Prof Abdul Kadir, mengatakan pemerintah telah menetapkan batas tarif tertinggi harga tes PCR dengan maksimal hasil tes keluar 1x24 jam. Ditegaskan, tempat pemeriksaan PCR tidak boleh mematok harga lebih mahal jika hasil tes lebih cepat keluar.

"Bilamana ada laboratorium yang memainkan harga atau tidak mengikuti ketetapan SE pada hari ini, maka kami akan meminta Dinkes untuk melakukan pembinaan dan pengawasan," katanya dalam konferensi pers, Rabu (27/10/2021).

Jika gagal memaksa mereka mengikuti ketentuan tarif kita, maka sanksi terakhir bisa dengan penutupan laboratorium," lanjutnya.

Soal adanya layanan tertentu yang ditambahkan sehingga bisa memasang tarif lebih mahal, Prof kadir menegaskan aturannya. Menurutnya, tidak ada alasan apapun yang membenarkan adanya tarif di atas harga tertinggi.

"Ini adalah batas tarif tertinggi. Artinya, kita tidak mengizinkan dan tidak membenarkan ada harga di atas batas tarif tertinggi ini, apapun alasannya, termasuk alasan tadi bahwa batas waktu untuk hasil lebih cepat atau tidak," tegas Prof Kadir.

Sementara itu, harga tes PCR terbaru di sejumlah klinik tampak sudah disesuaikan. Daftar lab dan klinik yang sudah menerapkan harga baru bisa disimak DI SINI.



Simak Video "Blak-blakan Epidemiolog Dicky Budiman: Tes PCR, Kepentingan Medis atau Bisnis?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)