Jumat, 29 Okt 2021 07:01 WIB

Hadapi Ancaman Gelombang 3, Kemenkes Singgung Amukan Corona di Singapura

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Singapura kembali memperketat pembatasan imbas lonjakan jumlah kasus COVID-19 beberapa hari terakhir. Padahal hampir 3 minggu Singapura membuka roadmap hidup berdampingan dengan COVID-19. Corona di Singapura. (Foto: Getty Images/Ore Huiying)
Jakarta -

Singapura mengalami lonjakan kasus positif COVID-19 yang tidak biasa pada Rabu (27/10/2021). Kasus harian Corona di Singapura menembus angka lebih dari 5 ribu, tertinggi sejak pandemi merebak di negara itu.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi menyinggung banyak negara, salah satunya Singapura, yang mulai mengalami peningkatan kasus dikarenakan adanya kemungkinan munculnya gelombang ketiga.

"Ini seiring dengan relaksasi kegiatan sosial yang dilakukan meski dengan tingkat vaksinasi yang tinggi. artinya kalau kita melihat, kondisi ini tanpa diiringi dengan prokes ketat maka kasus konfirmasi akan meningkat," katanya dalam Media Workshop BPJS Kesehatan, Kamis (28/10/2021).

Nadia juga menyebut pola pandemi COVID-19 ini tidak cukup hanya dengan sekali puncak sehingga warga di seluruh dunia akan selalu bersiap dengan gelombang berikutnya. Mengatasi lonjakan kasus ini adalah dengan memaksimalkan vaksinasi dan pengetatan protokol kesehatan.

"COVID-19 ini akan menjadi multi wave pandemic," beber Nadia.

Singapura sendiri mencatatkan 3.432 kasus baru pada Kamis (28/10/2021), menurun dari puncaknya. Meski demikian otoritas kesehatan Singapura masih mencari tahu lebih lanjut penyebab dari lonjakan kasus COVID-19 tak biasa di negaranya.



Simak Video "Muncul Penyakit Menular, Ahli Nilai Aspek Kesehatan Belum Ditingkatkan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)