Sabtu, 30 Okt 2021 09:30 WIB

Model Cantik Dikecam Usai Berdandan Seperti Pasien COVID-19 saat Halloween

Salwa Aisyah Sheilanabilla - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Ilustrasi pasien COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

Model Déia Cavalheiro tuai kecaman setelah dirinya mengenakan kostum dan berdandan seperti pasien COVID-19 yang sakit parah untuk merayakan Halloween. Ia beralasan tujuannya mengenakan kostum itu untuk mendorong lebih banyak orang agar mau divaksin.

Model dan influencer Déia Cavalheiro, membagikan fotonya berdandan seperti pasien Covid melalui Instagramnya @adeiacavalheiro. Dalam unggahan tersebut Déia menyertakan keterangan yang menyatakan bahwa dirinya sudah vaksin.

"COVID membunuh! Saya sudah memvaksinasi diri saya dan Anda?? Apa pendapat Anda tentang vaksin?" tulisnya dalam keterangan foto di Instagram.

[Gambas:Instagram]



Model tersebut beralasan, tujuannya berdandan sebagai pasien Covid untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya vaksin. Kendati demikian, banyak orang tidak setuju dengan pemikiran Déia.

Dalam balutan crop top berwarna nude yang dipadukan dengan rok berwarna senada, sang model mengenakan masker oksigen lengkap dengan riasan bernuansa gelap di sekitar matanya.

Dikutip dari Daily Star, Sabtu (30/10/20212), berbicara tentang kostumnya, model itu mengatakan bahwa idenya adalah untuk menyadarkan orang-orang tentang bahaya virus COVID-19 dan mendorong masyarakat untuk divaksin.

"Idenya adalah untuk menjauhkan yang tidak divaksinasi dan membuat orang sadar akan bahaya virus. Saya memikirkan konsep ini dan memutuskan untuk menghidupkannya tahun ini sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat," imbuh sang model.

"Bahayanya belum berakhir dan sayangnya orang-orang terus melupakannya sampai terlambat," lanjutnya.

Sang model juga menambahkan bahwa sangat disayangkan ada banyak nyawa yang harus hilang selama pandemi.

"Saya percaya kita perlu menghormati mereka dengan mengambil tindakan pencegahan dan melakukan bagian kita untuk membasmi virus," pungkasnya.

Meski demikian, tak sedikit orang yang tak sependapat dengan model tersebut. Beberapa saat setelah mengunggah foto, sang model mendapat komentar kecaman dari orang-orang yang merasa ia mengolok-olok orang yang meninggal karena COVID-19.

Menanggapi reaksi tersebut, Déia menyampaikan permintaan maafnya.

"Saya minta maaf untuk siapa pun yang merasa itu adalah lelucon, itu bukan niat saya," ucap Déia.

"Tujuan saya adalah untuk menginspirasi semua orang untuk mendapatkan vaksinasi, memakai masker dan menghindari situasi yang tidak perlu yang dapat dengan mudah dihindari," tambahnya.



Simak Video "Cara Tingkatkan Saturasi Oksigen Bagi Pasien Covid-19 yang Obesitas"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)