Rabu, 03 Nov 2021 07:00 WIB

Treatment DNA Salmon

Treatment DNA Salmon Seperti Dipakai Krisdayanti Ternyata dari Sperma Ikan

Vidya Pinandhita - detikHealth
Asian Beautiful Doctor Nurse woman in uniform with stethoscope, rubber gloves, mask check syringe injection, portrait , studio lighting dark background four back light flare silhouette copy space Tren suntik DNA Salmon diyakini bikin wajah makin glowing (Ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu, treatment kecantikan suntik DNA salmon sempat jadi perbincangan. Penyanyi yang juga anggota DPR RI, Krisdayanti, melakukannya dengan harga miliaran rupiah.

Rupanya, DNA salmon yang kini marak digunakan sebagai treatment glowing dan anti-aging tersebut diperoleh dari sperma ikan salmon. Apa sih khasiatnya?

Dokter kecantikan yang berpraktik di Ambrosia Klinik dan Estetik, dr Kusuma Puteri, menjelaskan treatment DNA salmon yang dimaksud adalah treatment berupa suntikan skin booster di kulit (intradermal), berfungsi meregenerasi sel kulit dan stimulasi kolagen. Di dalamnya, terdapat kandungan vitamin dan nutrisi dari DNA salmon, serta asam hialuronat yang bekerja mencerahkan dan melembabkan kulit.

"Asam hialuronat ini atau hyaluronic acid dia itu ada kandungannya secara alami di badan kita. Tapi seiring bertambahnya waktu kan makin berkurang, kulit makin kering. Dengan kita suntikan DNA salmon ini, biasanya dia menambah melembabkan," terang dr Puteri saat ditemui detikcom, Selasa (2/11/2021).

"Sebenarnya kulit kita setiap 28 hari itu terbentuk kulit yang baru. Dengan kita bantu suplementasi DNA salmon ini, kulit yang baru itu menjadi lebih baik. Kolagennya lebih banyak, asam hialuronatnya lebih kaya, kemudian warnanya juga lebih cerah, dan biasanya lebih glowing," katanya lebih lanjut.

Terbuat dari sperma salmon

dr Puteri menjelaskan, kebanyakan dari pasien yakni berusia 20-30 tahun, menerima treatment DNA salmon untuk khasiat kulit glowing. Sebab keunggulan treatment skin booster ini ada pada kandungan yang disuntikkan langsung ke kulit sehingga efektif membantu regenerasi kulit.

"Dia diambilnya dari sperma salmon. Tapi kan sudah diolah, jadi tidak 'tok' sperma salmon saja. Dia sudah diolah, dan memang diambil yang khusus untuk suplementasi kulit terbentuk yang lebih baik. Jadi memang bahan-bahan yang sudah bagus untuk pembentukan kulit dan kolagen," terang dr Puteri.

"Ibaratnya kalau reproduksi untuk membentuk manusia kan kita membutuhkan sel telur dan sperma. Nah itu mereka mengandung genetik atau kandungan-kandungan untuk membentuk sel-sel baru. Makanya kita nyarinya lebih ke bahan-bahan yang ibaratnya regenerasi, membuat sesuatu yang baru," pungkasnya.



Simak Video "Krisdayanti Pertanyakan Cara agar Vaksin Covid-19 Buatan RI Diakui WHO"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)