Rabu, 03 Nov 2021 11:07 WIB

Pertama di Dunia! Inggris Akan Resepkan Vape Sebagai Pengganti Rokok

Ayunda Septiani - detikHealth
ilustrasi vape Inggris resepkan vape sebagai pengganti rokok. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Inggris akan menjadi negara pertama di dunia yang meresepkan rokok elektrik atau vape berlisensi medis untuk membantu mengurangi tingkat merokok di negaranya.

Diterbitkannya pedoman terbaru dari Badan Pengawas Obat dan Produk Kesehatan Inggris (MHRA), National Health Service kini dapat meresepkan rokok elektrik, serta bisa dibeli di apotik, untuk mereka yang ingin berhenti menggunakan produk tembakau.

Jika suatu produk menerima persetujuan dari MHRA, dokter kemudian dapat memutuskan berdasarkan kasus per kasus apakah mereka boleh diresepkan rokok elektrik kepada pasien NHS untuk membantu mereka bisa berhenti merokok.

Meski begitu, bagi mereka yang non-perokok dan anak-anak sangat tidak disarankan untuk menggunakan vape.

Rokok elektrik juga mengandung nikotin dan tidak sepenuhnya bebas risiko, tetapi ulasan dari para ahli dari Inggris dan AS telah menjelaskan bahwa vape yang diatur tidak terlalu berbahaya daripada merokok. Rokok elektrik berlisensi medis ini harus melewati pemeriksaan keamanan yang lebih ketat.

Meskipun jumlah perokok di Inggris telah menurun dari 27 persen menjadi 14 persen dalam 20 tahun terakhir, sekitar 64.000 orang meninggal akibat rokok setiap tahunnya. Tingkat perokok di kawasan miskin dikatakan tiga kali lipat lebih tinggi daripada lingkungan terkaya.

Merokok tetap menjadi penyebab utama kematian dini yang dapat dicegah dan meskipun angkanya rendah di Inggris, namun masih ada sekitar 6,1 juta perokok di Inggris.

"Memberi kesempatan untuk rokok elektrik berlisensi yang diresepkan NHS berpotensi mengatasi perbedaan tingkat konsumsi rokok yang mencolok di dalam negeri, membantu orang berhenti merokok tak peduli di mana mereka berada dan apa latar belakang mereka," jelas Sajid Javid, Menteri Kesehatan dan Perawatan Sosial Inggris dikutip dari laman GOV.UK.



Simak Video "Rokok Elektrik Vs Rokok Konvensional, Mana yang Lebih Berbahaya?"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)