Jumat, 05 Nov 2021 07:06 WIB

Awas! Begadang Bisa Pengaruhi Fungsi Otak hingga Daya Tahan Tubuh

Sponsored - detikHealth
Ilustrasi Begadang Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Tidur memang menjadi salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi agar tubuh tetap fit. Oleh karena itu, kurang tidur dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan seseorang.

Meski demikian, hingga saat ini masih banyak orang yang abai dengan masalah jam tidur. Bahkan, beberapa orang menjadikan begadang sebagai kebiasaan karena suatu alasan, mulai dari mengerjakan tugas, nonton film atau bahkan sekadar chatting-an sampai tengah malam.

Jika begadang sudah menjadi kebiasaan maka otomatis jam tidur juga akan berkurang. Padahal, kurang tidur dan begadang bisa berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh. Melansir berbagai sumber, berikut beberapa dampak negatif dari begadang.

Menurunkan Fungsi Otak

Beberapa orang sering kali begadang untuk menyelesaikan pekerjaannya atau bahkan untuk belajar. Padahal, begadang untuk belajar tak membantu meningkatkan memori jangka panjang. Sebuah laporan tahun 2016 dari Texas A&M juga menunjukkan begadang untuk belajar, yang sering menyebabkan kurang tidur berdampak negatif pada kinerja otak Anda. Saat begadang atau kurang tidur, tubuh menjadi kelelahan sehingga suplai oksigen ke otak akan mengalami kekurangan. Akibatnya, fungsi dan cara kerja otak akan menurun dan menyebabkan Anda jadi sulit menerima informasi dan gampang lupa

Mengurangi Daya Tahan Tubuh

Seperti yang dikatakan sebelumnya, kurang tidur dan begadang bisa membuat tubuh jadi gampang lelah. Hal ini juga akan berdampak terhadap sistem kekebalan tubuh. Tidur yang cukup dapat membuat badan jadi lebih segar dan berenergi usai beraktivitas seharian. Selain itu, tidur juga dapat memulihkan tubuh dari kondisi sakit. Mengingat tubuh yang tidak mendapatkan tidur yang cukup akan kesulitan untuk melawan penyakit atau infeksi

Meningkatkan Berat Badan dan Risiko Obesitas

Orang yang tidur larut malam biasanya cenderung menghabiskan waktunya dengan ngemil. Padahal, makan larut malam dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk membakar lemak. Akibatnya, lemak dari makanan yang dikonsumsi akan tertimbun dan menyebabkan berat badan menjadi bertambah, Jika aktivitas ini dibiarkan terus menerus, hal ini bisa meningkatkan risiko terkena obesitas.

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Selain mengganggu fungsi otak, begadang ternyata bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Bahkan, risiko ini tetap bisa terjadi mesi Anda mempertahankan jadwal tidur yang cukup teratur sepanjang minggu dan hanya begadang di akhir pekan. Para peneliti menemukan bahwa setiap jam jadwal tidur yang berubah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 11 persen.

Nah, itulah beberapa dampak negatif dari begadang. Aktivitas begadang memang sebenarnya tidak baik bagi kesehatan tubuh. Namun, ada kalanya begadang harus dilakukan karena suatu pekerjaan tertentu seperti petugas keamanan, dokter, perawat, satpam, dan sebagainya.

Dilansir dari Journal of Circadian Rhythms, orang-orang yang sering bekerja di malam hari memiliki tingkat stres oksidatif yang tinggi. Kondisi ini dikaitkan dengan kerusakan sel dan beberapa jenis kanker.

Oleh karena itu, orang-orang yang kerap melakukan rutinitas malam sangat penting untuk mengonsumsi vitamin C. Sebab, vitamin C merupakan antioksidan kuat yang efektif menetralkan radikal bebas yang bisa membantu sistem kekebalan tetap kuat dalam mencegah berbagai macam penyakit. Dengan demikian, Anda dapat selalu sehat dan fit saat bekerja pada malam hari.

Salah satu vitamin yang bisa dikonsumsi ialah Samcemin dengan kandungan vitamin C sebanyak 100 mg untuk membantu memenuhi kebutuhan asupan vitamin C harian dan juga aman untuk lambung. Samcemin adalah multivitamin dari PT Samco Farma yang bisa membantu Anda meningkatkan daya tahan tubuh.

SamceminSamcemin Foto: Samco Farma

Saat ini, Samcemin bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat dan e-commerce seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia. Keduanya juga bisa didapatkan melalui distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Merapi Utama Pharma, PT Daya Muda Agung, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau dapat menghubungi Sales Representative, di nomor 087880779521.

Adapun bagi yang berada di luar Jabodetabek, produk ini bisa ditemukan pada distributor PT Cahaya Mutiara Farma untuk area Jawa Timur, PT Hapeel Pharmindo untuk area malang dan sekitarnya, PT Marrykha Mitra Mustika di Jawa Tengah, PT Kwatro mandiri Ekavisi di Jawa Barat, PT Mitra Bina Multi Sejahtera di Sumatera Utara, PT Talang Gugun Sari Nusantara di Sumatera Barat, PT Sinar Prima Lestari di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi, PT Aditama Makmur Sentosa di Lampung, PT Nitijaya Cipta Makmur di Banjarmasin, dan PT Sehat Inti Permata di Bali dan Lombok.

(Content Promotion/Samco Farma)