ADVERTISEMENT

Minggu, 07 Nov 2021 10:04 WIB

WHO Setujui Dua Obat Baru untuk Bantu Orang Berhenti Merokok

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi obat Foto ilustrasi: iStock
Jakarta -

Tenaga kesehatan biasanya akan menggunakan terapi nikotin untuk membantu seseorang dari kecanduan rokok. Terapi ini melibatkan pemberian nikotin dalam bentuk alternatif, misalnya permen karet, yang perlahan dosisnya dikurangi sampai seseorang bisa mengendalikan kecanduan.

Terapi nikotin selama ini jadi satu-satunya bentuk intervensi kecanduan rokok yang diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun, belakangan WHO melakukan pembaruan dan menambahkan dua jenis obat baru untuk membantu mengatasi masalah kecanduan rokok.

Bupropion dan varenicline kini masuk dalam daftar Essential Medicines List (EML) dari WHO sebagai obat berhenti merokok.

Bupropion diketahui bekerja dengan cara mengurangi keparahan efek kecanduan, seperti depresi, perasaan tidak enak, mudah marah, sulit konsentrasi, dan mudah lapar saat seseorang berhenti merokok. Sementara varenicline bekerja di otak dengan cara menghambat efek menyenangkan yang dihasilkan saat seseorang merokok.

"Obat-obatan baru ini mengurangi dorongan orang terhadap nikotin tanpa harus memberi alternatifnya. Dengan cara ini seseorang bisa berhenti mengonsumsi tembakau dan mengurangi ketergantungan terhadap nikotin," tulis WHO seperti dikutip dari situs resminya pada Minggu (7/11/2021).

"Bupropion dan varenicline telah terbukti menjadi cara yang aman dan efektif untuk berhenti merokok bagi pengguna yang sulit berhenti hanya dari konseling atau saran singkat saja," lanjutnya.

Baca juga: Varenicline


Simak Video "Dukungan Orang Terdekat Jadi Upaya Terbaik untuk Berhenti Merokok"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT