Senin, 08 Nov 2021 13:32 WIB

Menkes Minta Maaf Tak Semua Dapat Booster Gratis, Cuma untuk Kelompok Ini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menkes minta maaf, tak semua vaksin COVID-19 booster bisa diberikan gratis. (Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan vaksinasi booster yang rencananya dimulai tahun depan tak akan diberikan gratis untuk semua kelompok. Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, biaya vaksinasi booster yang ditanggung negara hanya untuk penerima bantuan iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.

"Dan memang rencana ke depannya sudah kita bicarakan oleh bapak Presiden adalah ini pertama prioritas dulu, karena lansia ini tetap berisiko tinggi. Yang kedua nanti yang akan ditanggung oleh negara adalah yang PBI," ungkap Menkes dalam rapat kerja bersama DPR, Senin (8/11/2021).

"Jadi mohon maaf bapak ibu anggota DPR yang memang penghasilannya cukup, bayar sendiri, dan nanti akan dibuka boleh pilih sendiri mau yang mana," sambung dia.

Sasaran vaksinasi booster lansia diberikan untuk 21,5 juta orang. Sementara sasaran target non lansia di atas 12 tahun mencapai 78,7 juta.

Lebih lanjut, Menkes mengungkap Indonesia tengah mengkaji studi jenis vaksinasi booster. Hal ini untuk menentukan jenis vaksin COVID-19 apa yang lebih baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Termasuk apakah bisa memberikan vaksinasi booster dengan jenis vaksin COVID-19 berbeda yang diterima saat divaksin dosis satu dan dua.

"Karena kita ingin memperlihatkan vaksin yang terbaik yang nantinya bisa diberikan berdasarkan bukti-bukti ilmiah," pungkasnya.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)