ADVERTISEMENT

Senin, 08 Nov 2021 16:03 WIB

Soal Aturan Berubah-ubah, Luhut: Pemerintah Konsisten, COVID-nya Tidak

Vidya Pinandhita - detikHealth
Luhut Binsar Pandjaitan (dok. YouTube Sekretariat Presiden) Foto: Luhut Binsar Pandjaitan (dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan perubahan waktu karantina untuk pelaku perjalanan dari luar negeri dilakukan berdasarkan data dan kewaspadaan terhadap varian Delta AY.4.2. Ia percaya diri, perubahan ini berlandaskan sikap pemerintah jernih melihat data.

"Menurut saya harus kita waspadai. Bukan tidak mungkin nanti orang datang dari luar nanti kita bisa lakukan karantina naik jadi 7 hari. Ini juga tidak tertutup kemungkinannya. Jadi jangan dikatakan bolak-balik. Kita sangat hati-hati di sini," ujarnya dalam konferensi pers terkait Hasil Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, Senin (8/11/2021).

Ia juga menyinggung temuan varian Delta AY.4.2 atau 'Delta Plus' yang baru-baru ini ditemukan di Malaysia. Diketahui, infeksi akibat varian Delta tersebut terjadi pada dua siswa asal Malaysia yang baru saja pulang dari Inggris pada 2 Oktober 2021.

Lantaran waswas dengan varian Corona, Luhut menegaskan perubahan kebijakan dari pemerintah bukanlah sikap inkonsisten.

"Saya mohon teman-teman di luar jangan punya pikiran sanksi ini tidak konsisten pemerintah. Jauh dari itu. Kami sangat konsisten. Yang tidak konsisten adalah penyakitnya," tegas Luhut.

"Kita lihat Delta variant AY.4.2 ini 15 persen lebih ganas daripada Delta variant yang sekarang. Kalau ada nanti saudara atau kita yang sendiri kena, ya silakan leha-leha tapi saya tidak mau. Oleh karena itu saya akan tetap tegas, kita akan antisipasi perilaku dari COVID-19," pungkasnya.



Simak Video "Sinyal Positif dari Penanggulangan Covid-19 di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT