Rabu, 10 Nov 2021 17:15 WIB

Tak Bersuami Kok Pakai KB Hormon? Nggak Boleh Julid, Ini Kemungkinannya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Jakarta -

Video viral seorang bidan bikin geger media sosial karena menunjukkan ekspresi 'nyinyir' pada pasien Keluarga Berencana (KB) yang belum punya suami. Lantas, apakah kontrasepsi hormonal hanya boleh digunakan oleh wanita yang sudah menikah dan punya suami?

"Ekspresi aku ketika ketemu pasien KB yang belum punya suami," tertulis dalam video yang sempat unggah ke akun Tiktok bidan tersebut.

Video tersebut kemudian viral dan menuai komentar tegas warganet. Pasalnya warganet menganggap, bidan tersebut memberikan penilaian terhadap pasien KB yang sebenarnya tengah membutuhkan proteksi.

"Kita melihatnya perempuan sudah atau belum menikah, kontrasepsi itu kan melindungi semua perempuan yang mau merencanakan kehamilan atau tidak ingin hamil," terang Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nurjasmi, pada detikcom, Rabu (10/11/2021).

"Jadi sebetulnya di dalam konsepnya kita berorientasinya kepada perempuannya. Jadi mestinya tidak dilihat apakah dia punya suami atau tidak punya suami karena orientasi kita adalah untuk melindungi dan menyelamatkan perempuan," sambungnya.

Sejumlah warganet juga menanggapi, pil KB tak hanya digunakan untuk mencegah kehamilan pada wanita yang sudah menikah, melainkan juga menormalkan atau mengundur siklus menstruasi. Benarkah demikian?

Emi menjelaskan, pil KB memang bekerja memengaruhi hormon. Walhasil, fungsinya mirip dengan obat yang bisa digunakan wanita untuk mengubah atau mengundurkan siklus menstruasi. Misalnya, untuk wanita yang akan menjalani ibadah Umrah agar ibadahnya tak terganggu menstruasi.

"Sebetulnya karena pil KB itu kan isinya hormon ya, itu bisa saja fungsinya di samping mencegah kehamilan juga bagi yang (bertujuan lain), ada sih tapi mungkin isinya tidak sama persis dengan pil KB untuk mengatur menstruasi, itu ada juga," jelas Emi.

"(Untuk mengatur menstruasi) bukan pil KB. Tidak spesifik untuk pil KB. Yang seperti orang mau ke Mekkah misalnya supaya tidak mens, itu kan ada yang diberikan obatnya untuk menjaga supaya jangan terganggu ibadahnya. Pil itu banyak fungsinya macam-macam," pungkasnya.

(vyp/up)