Kamis, 11 Nov 2021 09:00 WIB

5 Fakta Corona 'Delta Plus' AY.4.2 yang Menyerang Singapura-Malaysia

Akbar Malik - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Varian Delta kembali bermutasi. Saat ini ada Delta Plus dengan kode AY.4.2. Terakhir, Delta AY.4.2 sudah ditemukan di negara tetangga Singapura dan Malaysia. Oleh karena itu, Indonesia patut waspada.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi, potensi masuknya varian Delta AY.4.2 ke Indonesia tentu ada. Di tengah ancaman gelombang ketiga COVID-19 jelang libur natal dan tahun baru, dr Nadia mengingatkan masyarakat menahan mobilitas yang tidak perlu.

"Potensi mungkin ada, tapi kita harus selalu waspada," ungkap dr Nadia kepada detikcom Senin (8/11/2021).

Di samping itu, kita perlu mengetahui bagaimana potensi transmisi Delta AY.4.2 agar bisa mengantisipasi penyebarannya. Apa saja fakta-fakta Delta AY.4.2?

1. Berpotensi lebih cepat menular

Eks Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama (WHO) mengungkap subvarian Delta AY.4.2 memiliki karakteristik penularan lebih cepat hingga 10 hingga 15 persen dari varian Delta. Varian AY.4.2 yang menjadi kekhawatiran peningkatan kasus COVID-19 di Inggris belakangan juga ditakutkan berdampak pada efikasi vaksin COVID-19.

"Dari lima kemungkinan dampak, maka baru ada informasi tentang penularannya, yaitu bahwa AY.4.2 ini nampaknya sekitar 10 sampai 15 persen lebih menular," kata Prof Tjandra dikutip dari ANTARA.

Meski begitu, menurut peneliti di Suchard UCLA, penyebaran transmisi Delta AY.4.2 tidak seberbahaya Delta. Pernyataannya didasarkan pada perbandingan antara penularan Delta dengan Delta AY.4.2.

"Berdasarkan data di Inggris, jika dilihat keunggulan transmisinya, terlihat lebih kecil. Tidak seperti Delta, yang begitu masuk, hampir 50 persen hingga 60 persen lebih unggul dari semua sebelumnya," kata dr. Karthik Gangavarapu, dikutip dari CBS News, Selasa (2/11/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2