Kamis, 11 Nov 2021 11:01 WIB

COVID-19 Singapura Masih Tinggi, 10 Pemuda Diperiksa Polisi karena Party di Hotel

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kasus harian COVID-19 di Singapura terus cetak rekor baru. Pada Rabu (29/9) kemarin kasus harian COVID-19 Singapura bahkan melampaui kasus harian di Indonesia. Ilustrasi pandemi COVID-19 Singapura. Foto: AP Photo
Jakarta -

Kumpul-kumpul di hotel merayakan ulang tahun, sepuluh pemuda di Singapura diperiksa polisi lantaran dinilai melanggar peraturan COVID-19. Salah seorang dari mereka kemudian ditangkap gara-gara melukai dua orang lainnya setelah 'party' berlangsung.

Dikutip dari Channel News Asia, Singapore Tourism Board (TSB) mengidentifikasi kejadian tersebut terjadi di Hotel Royal. Laporan polisi dikeluarkan pada Rabu (10/11/2021).

Berdasarkan investigasi, di dalam pesta tersebut terdapat lima pria dan lima wanita, berusia 18 hingga 25 tahun. Mereka berkumpul untuk merayakan ulang tahun di salah satu kamar. Setelah acara, salah seorang dari gerombolan tersebut yang diketahui berusia 25 tahun bertindak agresif dan menyakiti dua orang lain. Kedua orang tersebut kemudian cedera.

Pelaku kemudian diselidiki polisi karena menyebabkan luka pada dua orang lain secara sengaja. Ia juga dapat didenda 5 ribu dolar Singapura atau setara sekitar Rp 50 juta, serta ancaman penjara satu hingga tiga tahun.

Mereka yang terbukti melanggar langkah-langkah menjaga jarak aman COVID-19 dapat didenda hingga 10 ribu dolar Singapura atau setara lebih dari Rp 100 juta, dipenjara hingga enam bulan, atau keduanya.

STB juga melakukan penyelidikan terhadap pihak Hotel Royals lantaran diduga melakukan pelanggaran tindakan manajemen yang aman dari COVID-19.

"Anggota masyarakat disarankan untuk mengambil semua tindakan menjaga jarak aman yang berlaku dengan serius," terang pihak kepolisian.

Polisi mengaku bakal mengambil langkah tegas terhadap perilaku melanggar aturan jaga jarak aman pencegahan COVID-19. Pelanggar akan ditangani sesuai hukum yang berlaku.



Simak Video "Status Penularan Covid-19 di Singapura Jadi 'Unknown'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)