Kamis, 11 Nov 2021 18:40 WIB

Waduh, RS Ini Tanpa Sadar Pakai Air Toilet untuk Minum Selama 30 Tahun

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Mimpi Minum Air (Langsung) dari Keran Rumah sakit ini selama 30 tahun minum pakai air toilet. (Foto: detik)
Jakarta -

Sebuah rumah sakit tanpa sadar menggunakan air toilet untuk minum selama 30 tahun. Hal ini terjadi akibat adanya kesalahan pada sambungan pipa-pipa air di bangunan itu.

Hal mengejutkan ini terjadi di Rumah Sakit Universitas Osaka di Suita, Jepang, pada bulan lalu. Pihak rumah sakit baru menyadarinya setelah menemukan adanya beberapa pipa air keran yang terhubung ke toilet.

Pihak rumah sakit langsung mengumumkannya pada 20 Oktober 2021 bahwa pipa air keran di departemen medis tidak terhubung dengan benar. Setelah diselidiki, ditemukan sekitar 120 keran rusak dan bermasalah selama hampir 30 tahun sejak rumah sakit itu dibuka pada tahun 1993.

Mengetahui ini, para staf rumah sakit dan pasien menyadari telah menggunakan air toilet itu untuk minum, mencuci tangan, dan berkumur tanpa mengetahui sumber asalnya.

Dikutip dari Daily Mail, kesalahan itu tidak diketahui sampai manajemen rumah sakit memulai pembangunan instalasi pengolahan air baru. Air yang tidak aman tersebut ditemukan selama inspeksi gedung baru.

Kini, pihak Universitas Osaka mengungkapkan tengah menyelidiki masalah ini dan memeriksa kualitas dari air tersebut. Meski begitu, tidak ada bahaya kesehatan yang dikonfirmasi sampai saat ini.

Otoritas rumah sakit juga mengatakan mereka akan memeriksa perpipaan dan memperbaiki kesalahan tersebut.

Namun, sebuah laporan mengklaim rumah sakit itu selalu memeriksa warna, bau, dan rasa air setidaknya seminggu sekali. Dan selama itu, tidak ada masalah yang dilaporkan sejak pencatatan dimulai pada tahun 2014 lalu.

"Saya sangat menyesal bahwa rumah sakit universitas yang menyediakan perawatan medis tingkat lanjut ini telah menyebabkan kecemasan," kata Kazuhiko Nakatani, peneliti di Universitas Osaka sekaligus presiden rumah sakit saat konferensi pers.

Ke depannya, lanjut Kazuhiko Nakatani, pihak universitas akan secara rutin mengecek sambungan pipa-pipa air yang mereka punya.



Simak Video "Cerita Pilu Pakar Smart City Kesulitan Cari Bantuan RS saat Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)