ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Nov 2021 13:36 WIB

Was-was Corona 'Delta Plus' AY.4.2, dr Tirta Setuju Karantina Diperpanjang

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
dr Tirta Mandira Hudhi Foto: Ayunda Septiani/detikHealth
Jakarta -

Dokter sekaligus influencer kesehatan dr Tirta Mandira Hudhi setuju jika masa karantina diperpanjang hingga 7 hari. Hal ini demi meminimalisir risiko masuknya subvarian Delta AY.4.2 atau Corona 'Delta Plus' yang sudah ditemukan di Malaysia.

"Sesuai arahan pak Luhut beliau berkata 2-3 hari lalu, pergerakan dari luar negeri ke dalam negeri, yaitu telah ditemukan mutasi Delta Plus AY.4.2 di Eropa dan sudah menyebar ke 42 negara dan kemarin di Malaysia," beber dia.

"Kita harusnya memperpanjang karantina menjadi 5 sampai 7 hari, itu sih sebenarnya ide dari pak LBP yang realistis sekali," sambungnya.

dr Tirta mewanti-wanti kesiapan fasilitas kesehatan

Meski mobilitas kembali meningkat di tengah pelonggaran aturan karena masuk PPKM level 1 dan 2, dr Tirta mengingatkan wabah COVID-19 belum benar-benar usai. Besar potensi lonjakan kasus COVID-19 kembali terjadi di periode libur Natal dan Tahun Baru.

Ia mendorong pemerintah untuk benar-benar siap dengan fasilitas kesehatan. Berkaca pada lonjakan kasus Mei hingga Juli lalu, saat stok oksigen kian menipis.

"Sebenarnya kalau akhir tahun baru sama lebaran itu sudah pasti diduga akan terjadi kenaikan, jadi alih-alih kita membuat peraturan yang sama kaya tahun lalu, tahun ini kita lebih baik untuk memperkuat faskes," tegas dia.

"Kaya di bulan Mei sampai Juli, kita kan itu nyaris benar-benar hancur untung kita masih bisa selamat, alhamdulillah, itu karena kita kehabisan oksigen dan konsentrator jadi mungkin di akhir tahun sampai april 2022 mgkn kita bisa bersiap konsentrator dan oksigen," pungkas dr Tirta.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT