ADVERTISEMENT

Senin, 15 Nov 2021 15:33 WIB

Kemenkes: PCR Tak Perlu Disubsidi, Harga Sudah 'Super' Murah

Ayunda Septiani - detikHealth
Aturan PCR Naik Pesawat Masih Berlaku, Untuk Siapa Saja? Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi kembali menegaskan harga tes PCR atau polymerase chain reaction tak perlu disubsidi. Harga disebutnya sudah sangat murah.

"Harga kita sudah murah ya, dan ini sudah menyesuaikan dengan kondisi saat ini," jelas dr Nadia saat dihubungi detikcom, Senin (15/11/2021).

"Bahkan banyak penerbangan yang sudah bundling dengan harga tes PCR dan harganya juga sudah sangat murah," lanjutnya.

Padahal, pemerintah telah menetapkan harga tes PCR Rp 275 ribu untuk pulau Jawa-Bali dan Rp 300 ribu untuk di luar wilayah itu. Namun, ada sejumlah pihak ingin harga tersebut diturunkan lagi dengan cara disubsidi.

Alasan kenapa tes PCR tak disubsidi

Beberapa waktu lalu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi usulan subsidi untuk tes PCR. Ia menegaskan pemerintah tak ada rencana terkait subsidi harga PCR.

Pasalnya, harga maksimal yang diperintahkan Presiden Joko Widodo turun menjadi Rp 300 ribu, termasuk termurah di antara penetapan harga tes PCR di sejumlah airport dunia.

"Harga diturunkan ke Rp 300 ribu itu mungkin masuk 10 persen kuartal yang paling murah, dibandingkan dengan harga-harga PCR di airport di dunia," beber Menkes, dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT