Selasa, 16 Nov 2021 14:01 WIB

Skandal Seks Petenis dengan Eks Wakil PM Terungkap, China Bungkam

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Chinas Peng Shuai reacts during her first round singles match against Japans Nao Hibino at the Australian Open tennis championship in Melbourne, Australia, Tuesday, Jan. 21, 2020. (AP Photo/Andy Brownbill) Foto: AP/Andy Brownbill
Jakarta -

Pemerintah China masih bungkam terkait hilangnya petenis putri Peng Shuai setelah mengungkap skandal pelecehan seksual yang ia alami dengan eks Wakil Perdana Menteri Zhang Gaoli.

Skandal ini bermula ketika Peng, juara Wimbledon 2013 dan French Open 2014 untuk ganda putri, mengunggah pengakuannya di media sosial, menyebut Zhang telah melakukan pelecehan seksual terhadapnya.

Tak lama, unggahan tersebut dihapus, media sosial Peng menghilang, dan pemerintah China dilaporkan memblokir kata kunci Peng Shuai dan tenis di media sosial Weibo.

Ketika dimintai keterangan mengenai pertanyaan publik terkait Peng Shuai, juru bicara kementerian luar negeri China tidak berkomentar banyak.

"Saya belum mendengar masalah yang Anda bahas. Ini juga bukan pertanyaan terkait diplomatik," katanya kepada AFP.

Sementara itu, Asosiasi Tenis China juga tidak memberikan komentar saat ditanyai tentang nasib Peng Shuai.

Asosiasi Tenis Putri Dunia (WTA) baru-bari ini juga telah mendesak agar China menyelidiki kasus Peng secara adil dan tanpa sensor. Mereka khawatir dan mempertanyakan komitmen pemerintah China dalam menangani kasus mantan petenis ganda nomor satu dunia itu.

"Prioritas kami adalah keselamatan dan kesehatan para pemain. Kami meminta agar keadilan dapat ditegakkan," tulis pernyataan resmi ketua WTA Steve Simon.



Simak Video "Saran Psikolog Bagi Para Korban Pelecehan Seksual"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)