Selasa, 16 Nov 2021 15:35 WIB

AS Waswas, Tiba-tiba Ada Lonjakan Ribuan Orang Kena Flu Misterius

kna - detikHealth
Viruses in human lungs, 3D illustration. Conceptual image for viral pneumonia, flu, MERS-CoV, SARS, Adenoviruses and other respiratory viruses Foto: Getty Images/Enes Evren
Jakarta -

Lonjakan wabah influenza tiba-tiba terjadi di kampus Ann Arbor Universitas Michigan, Amerika Serikat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah mengerahkan tim ahli untuk menyelidiki wabah tersebut.

Dikutip dari laman Live Science, kasus flu pertama terjadi pada 6 Oktober, dan sejak itu, Layanan Kesehatan Universitas (UHS) telah mendiagnosis 528 orang tambahan dengan kasus flu. Selama Minggu, 1 November, 27,2 persen dari tes flu yang diberikan kembali positif dengan total 198 kasus flu baru diidentifikasi di kampus.

Pada Minggu, 8 November, tingkat tes positif melonjak hingga 37 persen, ketika 313 orang tambahan didiagnosis menderita flu.

Saat ini, terhitung sejak 6 Oktober sudah ada 1.038 orang yang terinfeksi influenza di universitas Amerika itu.

Pejabat kesehatan setempat bekerja sama dengan peneliti School of Public Health dan Michigan Medicine untuk mengidentifikasi jenis flu di balik wabah tersebut. Kesimpulan awal menyebut bahwa wabah itu adalah subtipe virus influenza A yang disebut H3N2.

"Meskipun kita sering mulai melihat beberapa aktivitas flu sekarang, ukuran wabah ini tidak biasa," kata Dr Juan Luis Marquez, direktur medis di Departemen Kesehatan Kabupaten Washtenaw (WCHD), kepada The University Record.

"Wabah ini tidak serta-merta berdampak langsung pada komunitas lokal yang lebih luas, tetapi menimbulkan kekhawatiran tentang apa yang mungkin dibawa oleh musim flu," jelasnya.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang wabah tersebut, universitas baru saja meluncurkan penyelidikan dengan CDC, WCHD, serta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Michigan.

Selama penyelidikan yang disebut Epi-Aid (singkatan dari Epidemiologic Assistance), pejabat CDC akan mengunjungi situs tersebut selama satu sampai tiga minggu untuk mengatasi apa yang dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang mendesak.

Tim investigasi akan menilai seberapa cepat flu menyebar di kampus dan faktor apa yang tampaknya meningkatkan risiko penularan. Mereka juga akan mengevaluasi status vaksinasi flu di lingkungan kampus dan mengumpulkan sampel swab dari mereka yang terinfeksi flu, untuk memeriksa strain virus influenza yang beredar.



Simak Video "Kasus Flu Burung H5N6 di China: 2 Meninggal, 2 Kritis"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)