Kamis, 18 Nov 2021 07:00 WIB

Prancis Gelombang 5, Kasus Corona di RS Naik Terus dari Minggu ke Minggu!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Warga padati jalanan di Paris untuk rayakan festival musik. Prancis telah longgarkan aturan pemakaian masker di ruang terbuka usai kasus COVID-19 dinilai turun. Prancis dihadang gelombang kelima, harian cetak rekor sejak Agustus. (Foto ilustrasi: Getty Images/Rafael Yaghobzadeh)
Jakarta -

Dilanda gelombang kelima, Prancis mencatat lebih dari 20 ribu kasus COVID-19 pada Rabu (17/11/2021). Angka ini menjadi yang tertinggi untuk pertama kalinya sejak 25 Agustus lalu.

Wabah COVID-19 di gelombang kelima Prancis menyebar lebih cepat. Kementerian Kesehatan setempat mencatat rata-rata kasus Corona yang dilaporkan selama sepekan berada di atas 12 ribu.

Per Rabu, jumlah kasus harian bertamvah 20.294, sehingga totalnya menjadi 7,33 juta. Insiden kasus COVID-19 di Prancis naik dari minggu sebelumnya, yaitu menjadi 129 per 100 ribu penduduk.

Meski begitu, angka ini masih jauh lebih rendah jika dibandingkan negara Eropa lainnya seperti Jerman, Inggris, dan Belgia.

Kasus COVID-19 rawat inap dan ICU

Jumlah pasien virus corona di rumah sakit Prancis naik lebih dari 10 persen dari minggu ke minggu untuk hari kedua berturut-turut, menjadi 7.663.

Jumlah pasien di ICU naik menjadi 1.300, hari ketiga dari minggu kedua. Prancis juga melaporkan 56 kematian COVID-19 baru, sehingga totalnya menjadi lebih dari 118.000.

Juru bicara pemerintah Gabriel Attal mengatakan sebelumnya pada hari Rabu bahwa Prancis sedang dilanda gelombang infeksi kelima tetapi menegaskan tidak ada tindakan baru terkait pembatasan pergerakan untuk saat ini.

Pemerintah berharap tingkat vaksinasi yang tinggi akan membatasi jumlah orang yang membutuhkan perawatan di rumah sakit karena COVID-19.

Namun, penasihat ilmiah utama pemerintah Prancis Jean-Francois Delfraissy juga mengatakan pada hari Rabu bahwa pihak berwenang mungkin harus kembali mendesak para perusahaan mewajibkan karyawan bekerja dari rumah.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)