Kamis, 18 Nov 2021 13:00 WIB

Vaksin COVID-19 Bakal Rutin Setiap Tahun? Tergantung, Ini Penjelasannya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Warga di Dieng Batur, Banjarnegara, antusias ikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 massal. Seperti diketahui, vaksinasi gencar dilakukan demi capai herd immunity. Ilustrasi vaksinasi COVID-19. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemberian booster atau dosis ketiga vaksin COVID-19 di Indonesia direncanakan bakal berlangsung Januari 2022. Lantas adakah kemungkinan vaksinasi COVID-19 bakal harus dilakukan setiap tahun seperti vaksinasi influenza?

Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban menjelaskan hingga kini belum ada kepastian terkait hal tersebut. Menurutnya masih ada kemungkinan vaksin COVID-19 harus diberikan setiap tahun, ada juga kemungkinan cukup booster diberikan sekali kemudian vaksinasi COVID-19 tidak diperlukan lagi.

"Jawabannya belum tahu (akan diberikan setiap tahun atau tidak). Misalnya dulu hepatitis B itu wajib booster. Kemudian ternyata dengan berjalannya waktu, ternyata tidak perlu karena titernya tidak turun-turun juga. Jadi memang perlu waktu untuk membuktikannya," terangnya dalam diskusi daring, Kamis (18/11/2021).

Sedangkan perihal vaksin influenza, Prof Zubairi menjelaskan, terutama di negara-negara dengan musim dingin tingkat kematian akibat influenza memang cenderung tinggi. Ditambah, strain dari influenza juga terus berkembang. Walhasil, vaksinasi influenza dilakukan berkala setiap tahun.

"Jadi jawabannya, belum tahu. Masih bisa harus setahun sekali, masih juga ada kemungkinan cukup booster terus selesai," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Prof Zubairi juga menjelaskan, berdasarkan riset yang sudah berlangsung hingga kini, vaksin COVID-19 khususnya Pfizer dan Moderna terbukti mengalami penurunan efektivitas dalam melawan varian baru Corona. Misalnya varian Delta, varian yang disebut-sebut memicu lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia pada Juli lalu.

Namun meski efektivitasnya menurun, vaksin-vaksin tersebut masih terbukti bisa menangkal COVID-19 serta menekan risiko kematian dan gejala berat.

Simak video 'Apakah Suntikan Booster Efektif Lawan Varian Baru Covid-19?':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/up)