Viral Wanita 54 Tahun Hamil Calon Cucunya Sendiri, Ini Kisahnya

ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Viral Wanita 54 Tahun Hamil Calon Cucunya Sendiri, Ini Kisahnya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sabtu, 20 Nov 2021 14:32 WIB
ilustrasi ibu hamil
Viral seorang wanita 54 tahun tengah hamil cucunya sendiri. (Foto ilustrasi: thinkstock)
Jakarta -

Seorang wanita bernama Maree Arnold saat ini tengah mengandung calon cucunya sendiri. Ini dilakukan oleh wanita berusia 54 tahun ini demi menggantikan posisi putrinya yang tidak bisa mengandung anaknya sendiri.

Diketahui anak dari Maree, Meagan White, terlahir dengan sindrom MRKH atau Mayer Rokitansky Kuster Hauser. Akibatnya, sejak lahir Meagan tidak memiliki rahim untuk mengandung anaknya sendiri.

"Saat remaja, saya menunggu siklus menstruasi saya, tapi itu tidak pernah terjadi. Akhirnya, ibu dan saya pergi ke dokter. Saya didiagnosis menderita MRKH yang berarti saya lahir tanpa memiliki rahim dan tidak akan pernah mengalami menstruasi," kata Meagan yang dikutip dari The Sun, Rabu (17/11/2021).

"Saya juga tidak pernah bisa mengandung anak. Namun, saya memiliki ovarium yang berfungsi, sehingga saya bisa memiliki anak dengan bantuan ibu pengganti," imbuhnya.

Sempat mencari ibu pengganti

Untuk tetap bisa memiliki anak Meagan dan suaminya, Clayde (28), harus mencari ibu pengganti. Sampai keduanya bertemu dengan Allison asal Kanada yang mereka temui pada Januari 2019 dan melanjutkan transfer embrio.

"Kami pun melanjutkan transfer pertama, tetapi gagal. Pada percobaan kedua, wanita bernama Allison itu hamil pada Desember 2019. Sayangnya, pada Maret 2020 dokter mengatakan bahwa bayi perempuan yang dikandung Allison tidak memiliki ginjal dan tidak bisa bertahan hidup," jelasnya.

Maree menjadi ibu pengganti

Maree yang sedih melihat anaknya ingin sekali membantu, tetapi melihat usianya yang terlalu tua dan sudah menopause ia merasa tidak yakin. Namun, usai dilakukan berbagai penelitian, dokter menyatakan Maree masih mampu untuk hamil.

Sebagai persiapan, dokter memberikan obat untuk membalikkan proses dan menebalkan lapisan rahimnya untuk kehamilannya. Usai 3 kali gagal melakukan transfer embrio, pada percobaan ke-4 ternyata berhasil dan usia kandungannya saat itu sudah mencapai 30 minggu.

Diprediksi bayi yang merupakan cucunya sendiri itu akan lahir pada Januari 2022 nanti. Maree merasa sangat bahagia bisa membantu anaknya itu.

"Saya sangat senang setelah kami melewati 20 minggu pertama. Setelah itu saya benar-benar percaya diri," ujar Maree.

"Ini adalah pengalaman yang istimewa bagi saya dan saya sangat ingin dapat membantu putri saya," pungkasnya.



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT