ADVERTISEMENT

Selasa, 23 Nov 2021 11:03 WIB

e-Life

Anak Manis di Rumah, Jadi Tukang Bully di Sekolah

dtv - detikHealth
Jakarta -

Melindungi anak agar tak di-bully adalah hal yang penting. Namun, perlu diperhatikan pula untuk mencegah anak menjadi pelaku bullying (perundungan).

Seringkali orang tua tidak menyadari tendensi anak menjadi pelaku bullying, karena anak berperilaku baik saat di rumah. Siapa sangka jika ia ternyata mem-bully teman-temannya di sekolah?

"Kadang-kadang tuh anak-anak kita kesannya kalem, diam gitu di rumah dan ternyata menjadi pelaku (bullying), itu kadang-kadang terjadi pada keluarga yang orang tuanya cenderung lebih dominan dibandingkan dengan anak-anaknya," jelas Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Ariani di acara e-Life detikcom.

Anak membutuhkan perhatian yang cukup. Apabila kebutuhan ini tidak terpenuhi dengan baik, ia bisa saja mencarinya dengan cara yang kurang tepat, misalnya dengan menindas teman-temannya atau menjadi pelaku bullying.

"Anak membutuhkan perhatian, kesempatan berekspresi, apresiasi dari orang lain dan lain sebagainya. Tetapi ketika mereka seakan-akan tenggelam nah bisa saja tanpa orang tua sadari mereka sebetulnya memendam banyak sekali kekesalan dan kemudian melampiaskan kepada teman-temannya gitu. Nah jadi tidak berarti kalau anak kita tenang atau baik-baik saja dirumah pasti dia baik-baik saja," terang psikolog yang biasa dipanggil Nina ini.

Nina menyarankan agar orang tua lebih peka terhadap perilaku anak. Orang tua juga bisa bergaul dengan orang tua lainnya untuk mendiskusikan perilaku anak di lingkungan sekolah. Selain itu, komunikasi dengan pihak sekolah juga penting untuk menciptakan keterbukaan mengenai pergaulan anak.

(gah/gah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT