Selasa, 23 Nov 2021 15:17 WIB

Heboh 'Anak Jenderal TNI Ngamuk', Ini Dua Penyebab Marah-marah Suka Bawa Jabatan

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jakarta -

Viral cekcok antara anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan dan wanita yang mengaku sebagai anak jenderal TNI. Hal ini dipicu saat Arteria beserta keluarga dianggap menghalangi jalan si wanita yang akan keluar dari pesawat.

"Gimana nggak dihalangin lo di depan gue, sama barang-barang lo segitu banyaknya," kata wanita tersebut seperti dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @ahmadsahroni88.

Psikolog klinis Nuzulia Rahma Tristinarum dari Pro Help Center mengungkap dua penyebab di balik kecenderungan seseorang kerap mengaitkan konflik dengan membawa jabatan. Sikap tersebut disebut Rahma cenderung menunjukkan seseorang yang superioritas.

"Makna 'jabatan' di indonesia, identik dengan superioritas. Yang artinya, segala urusan bisa 'diatur' (dalam tanda petik)," sebut Rahma kepada detikcom Senin (22/11/2021).

"Membawa bawa jabatan bisa karena ada rasa inferioritas sehingga dengan bawa jabatan, merasa lebih superior dan dengan superioritas ini bisa mengintimidasi atau mengambil benefit tertentu," sambungnya.

Kemungkinan lain selain sikap inferioritas adalah karakter hingga mental seseorang. Mental atau karakter tak pernah dikenalkan dengan kepekaan sosial membuat seseorang tumbuh dengan sikap egois.

Orang tersebut akhirnya berpikir semua masalah bisa diselesaikan, tanpa perilaku yang baik.

"Selain faktor inferioritas, yang lebih utama adalah faktor karakter/mental. Karakter atau mental ini biasanya terbentuk sejak kecil," beber Rahma.

"Orang yang sejak kecil selalu dipenuhi segala keinginannya, tidak pernah diajarkan empati dan kepekaan sosial akan tumbuh menjadi pribadi yang egois dan 'minus' behavior atau perilakunya," pungkas dia.

(sao/naf)