Rabu, 24 Nov 2021 17:00 WIB

Anggiat Minta Maaf ke Arteria Usai Ngaku Khilaf, Ini Sederet Manfaat Berdamai

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Pihak dari Anggiat Pasaribu berencana bertemu dengan anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, dan ibundanya. Anggiat ingin meminta maaf secara langsung kepada Arteria dan ibunda buntut dari perseteruan di Bandara Soekarno-Hatta.

"Saya sudah khilaf dan banyak berita tidak benar juga terkait saya dan keluarga," kata Anggiat kepada detikcom, Rabu (24/11/2021).

Anggiat meminta maaf atas persoalan yang terjadi. Kedua pihak juga disebutkan akan mencabut laporan di pihak kepolisian.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan permohonan maaf bisa memberikan dampak positif bagi pikiran dan tubuh. Studi dari Hope College dan Virginia Commonwealth University menganalisa detak jantung, tekanan darah, kadar keringat, dan ketegangan otot wajah saat peserta dalam kondisi santai dibandingkan dengan kondisi tengah dalam konflik.

Ketika para peserta membayangkan permintaan maaf yang tulus usai terjadi konflik, detak jantung mereka lebih rendah dan ketegangan pada otot mata dan alis berkurang.

Para peserta juga melaporkan lebih sedikit kemarahan, ketakutan, dan kesedihan, dan lebih banyak kontrol, rasa syukur, hingga empati.

Seperti diketahui, tekanan darah, denyut jantung dan kontraksi otot biasanya meningkat ketika seseorang terlibat konflik, sehingga risiko serangan jantung dan stroke menjadi lebih tinggi. Gejala ini akan mereda ketika konflik berakhir, atau akan lebih cepat jika kedua pihak yang berkonflik saling bermaafan.

(kna/naf)