Kamis, 25 Nov 2021 15:59 WIB

Korsel Laporkan Kasus Kematian Janin Pertama Akibat COVID-19!

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Dilansir Reuters, Senin (4/1/2020) Korea Selatan telah mengalami lonjakan kasus Corona yang berkepanjangan selama gelombang terakhir. Kasus COVID-19 di Korea Selatan Melonjak lagi. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di beberapa negara di dunia mulai melonjak lagi, salah satunya terjadi di Korea Selatan. Kali ini otoritas kesehatan negara tersebut mengkonfirmasi kasus pertama sebuah janin yang meninggal akibat COVID-19.

Dikutip dari laman Yonhap, janin tersebut dilaporkan meninggal saat masih di dalam perut ibunya. Saat itu usia janin sudah mencapai 26 minggu atau 6 bulan.

Menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), sang ibu melahirkan bayi yang sudah tidak bernyawa itu pada Senin (22/11/2021), empat hari setelah dinyatakan positif COVID-19.

"Janin dites positif COVID-19 setelah lahir," kata KDCA yang dikutip dari Yonhap, Kamis (25/11/2021).

Di hari yang sama, KDCA mengumumkan bahwa kasus meninggal akibat COVID-19 di Korea Selatan bertambah 35 orang. Ini merupakan jumlah tertinggi sejak dimulainya gelombang ke-4 COVID-19 pada Juli lalu, dan total kematiannya menjadi 3.363 kasus.

Diketahui, kondisi kasus COVID-19 di Korsel tengah melonjak lagi. Per Selasa (23/11/2021) lalu, Korsel mencatat rekor kasus harian baru yang mencapai 4.116 kasus dalam sehari.

Lonjakan kasus ini bermula saat Korsel mulai menjalankan rencana 'hidup dengan COVID-19' pada awal November. Rencana ini bertujuan untuk mencabut aturan jarak sosial atau social distancing dan membuka kembali negaranya usai mencapai tujuan vaksinasi pada Oktober lalu.



Simak Video "Jelang Akhir Tahun, Satgas Covid-19 Ungkap Kepatuhan Prokes Menurun"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/sao)