Kamis, 25 Nov 2021 18:03 WIB

Bekal Pemerintah Biar RI Nggak Kewalahan Jika Diamuk Gelombang 3 COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Angka kematian pasien Corona atau COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSPA), Boyolali, Jawa Tengah, meningkat dua kali lipat. (Foto: Ragil Ajiyanto)
Jakarta -

Pemerintah telah menyiapkan 1.200 rumah sakit rujukan sebagai upaya untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gelombang ketiga COVID-19 di awal 2022 mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dr Siti Nadia Tarmizi.

"Penyiapan rumah sakit rujukan itu merupakan salah satu strategi pemerintah menghadapi ancaman gelombang ketiga COVID-19," kata dr Nadia yang dikutip dari Antara.

"Rumah sakit yang menjadi rujukan ada 1.200 rumah sakit. Selain itu, ketersediaan oksigen juga terus dilengkapi. Belajar dari situasi yang lalu tentunya," lanjutnya.

Saat gelombang kedua COVID-19 melanda, ketersediaan oksigen medis menjadi suatu masalah yang besar yang dialami Indonesia pada Juli 2021 silam.

Berkaca dari pengalaman itu, dr Nadia mengatakan pemerintah telah menyiapkan suplai oksigen dan alat kesehatan yang lain untuk menghadapi kemungkinan gelombang ketiga COVID-19. Pemerintah juga mengalihkan penggunaan 30-40 persen tempat tidur pasien di rumah sakit untuk menangani pasien COVID-19.

Selain rumah sakit rujukan, pemerintah pun menyiapkan puskesmas untuk mendukung penanganan pasien COVID-19. Selain itu, tenaga kesehatan (nakes) cadangan juga disiapkan di fasilitas kesehatan jika lonjakan pasien terjadi.

"Nakes saat ini cukup. Kita sudah punya list (daftar) nakes kalau memang diperlukan tambahan," kata dia.

"Kita mengerahkan tenaga kesehatan cadangan berikut pengetatan syarat masuk rumah sakit dan pemanfaatan isolasi terpusat," lanjutnya.



Simak Video "Persiapan yang Harus Dilakukan untuk Menuju Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/sao)