Senin, 29 Nov 2021 14:12 WIB

Kisah Milenial Terbantu Biaya Persalinan Prematur Berkat JKN-KIS

Angga Laraspati - detikHealth
BPJS Kesehatan Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Seorang warga Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Nurul Herawati (20) menceritakan kisahnya saat harus melewati proses persalinan prematur melalui tindakan operasi. Ia pun dari jauh hari telah mempersiapkan kartu JKN-KIS sebagai penjamin biaya pelayanan kesehatannya setelah menikah.

Nurul menceritakan pengalamannya bersama JKN-KIS melewati proses bersalin hingga mendampingi perawatan anaknya yang lahir prematur di usia 7 bulan. Ia terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari tanggungan sang suami yang bekerja pada salah satu perusahaan milik pemerintah daerah.

"Sejak awal kehamilan, saya telah memanfaatkan kartu JKN-KIS mulai dari pemeriksaan biasa hingga ultrasonografi (USG), tanpa membayar sepeserpun. Cukup membawa kartu JKN-KIS saja asalkan sesuai dengan prosedur pelayanan," ungkap Nurul dalam keterangan tertulis, Senin (29/11/2021).

Sebuah pengalaman berharga yang tidak dapat dilupakan oleh Nurul saat melakukan persalinan anak pertamanya, karena harus berjuang antara hidup dan mati. Ia pun mendapatkan penjaminan pelayanan kesehatan seutuhnya oleh JKN-KIS beserta perawatan anak selama inkubator 14 hari hingga kondisi bayi stabil.

Menurutnya, pada awal kehamilan memang tidak ada keluhan semua berjalan normal, namun di usia kandungan 7 bulan tiba-tiba terjadi kontraksi, sehingga waktu itu ia harus dilarikan ke rumah sakit. Menurut dokter, dirinya mengalami pecah ketuban dini dan harus dioperasi sehingga dirujuk lagi ke rumah sakit yang dapat menangani di kota Kendari.

"Saya bahkan tidak pernah berpikir akan mengalami persalinan prematur. Saat itu perasaan cemas mulai muncul terpikir dengan keselamatan anak dan biaya rumah sakit yang mungkin saja tidak ditanggung karena tindakan operasi yang mahal. Tapi alhamdulillah anak saya lahir dengan selamat dan biaya operasi juga ditanggung oleh Program JKN-KIS," tambahnya.

Nurul berharap masyarakat terus mendukung adanya program JKN-KIS ini karena manfaatnya telah ia rasakan sendiri hingga saat ini.

"Pengalaman ini akan saya bagikan kepada seluruh orang terdekat agar mereka tidak ragu untuk menggunakan kartu JKN-KIS. Asalkan sesuai dengan prosedur dan kartunya aktif pasti akan dilayani dan dijaminkan biayanya," ujar Nurul.

(ega/ega)