Kamis, 02 Des 2021 05:23 WIB

Hari AIDS Sedunia

Ibu Hamil dengan HIV, Harus Bagaimana Agar Anaknya Tak Tertular?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
HIV - sexually transmitted disease blood test and treatment Hari AIDS Sedunia 2021 bisakah ibu dengan HIV hamil tanpa tularkan virus ke anak? (Foto: iStock)
Jakarta -

Hari AIDS Sedunia 2021 yang diperingati tanggal 1 Desember 2021 juga menjadi perhatian kaum ibu. Dalam banyak kasus, penularan terjadi dari ibu ke anak dalam proses hamil hingga melahirkan.

Sebenarnya, ibu dengan HIV boleh nggak sih hamil dan punya anak?

Infeksi HIV atau human immunodeficiency virus bisa menyerang siapa saja, termasuk para ibu rumah tangga. Bila tidak tertangani dengan baik, infeksi ini bisa berkembang menjadi AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome.

Bagi seorang ibu, hamil dengan HIV bukan perkara mudah. Virus ini bisa ditransmisikan atau ditularkan sewaktu-waktu melalui cairan plasenta.

Risiko penularan juga bisa terjadi dalam proses persalinan, melalui darah yang dikeluarkan oleh ibunya. Demikian juga ketika terjadi ketuban pecah, risiko penularan dari ibu ke anak juga bisa terjadi.

"Sebagian besar bayi tertular HIV di waktu persalinan," tulis American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG).

Seperti diketahui, HIV menular utamanya melalui cairan tubuh seperti darah dan sperma. Selain melalui hubungan seks yang tidak aman, HIV juga menular lewat penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan dari ibu ke anak dalam proses hamil hingga melahirkan.

Meski demikian, ibu dengan HIV tetap dimungkinkan untuk hamil dan punya anak tanpa harus menularkan virusnya ke anak.

Bagaimana caranya?

Ada 5 cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke anak selama hamil hingga proses persalinan:

  1. Minum kombinasi obat anti-HIV selama kehamilan seperti yang telah diresepkan dokter.
  2. Persalinan dapat dilakukan dengan operasi caesar bila hasil tes laboratorium menunjukkan bahwa tingkat HIV tinggi.
  3. Minum obat anti-HIV selama persalinan dan melahirkan sesuai kebutuhan.
  4. Berikan obat anti-HIV pada bayi setelah lahir.
  5. Jangan menyusui karena bisa meningkatkan risiko penularan HIV ke bayi.

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "WHO Soroti Ketimpangan Perawatan HIV di Hari AIDS Sedunia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)