Yakin Omicron Belum Masuk RI? Pakar UNS: Bisa Saja Belum Terdeteksi

ADVERTISEMENT

Yakin Omicron Belum Masuk RI? Pakar UNS: Bisa Saja Belum Terdeteksi

Bayu Ardi Isnanto - detikHealth
Kamis, 02 Des 2021 12:54 WIB
Corona virus under magnifying glass. Observation made by virologists in the laboratory with microscope.  Red heart shaped coronavirus being mutated through genome modification. 3D rendering.
Varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia (oto: Getty Images/iStockphoto/Stockcrafter)
Solo -

Kasus virus Corona (COVID-19) varian baru Omicron B.1.1.529 mulai terdeteksi di berbagai negara. Namun di Indonesia hingga saat ini belum ada laporan terkait temuan Omicron.

Juru bicara RS Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dr Tonang Dwi Ardyanto, SpPK menilai belum adanya laporan Omicron bukan berarti Indonesia bebas dari varian baru itu. Dia meminta masyarakat tetap waspada.

"Yang belum melaporkan, bukan berarti bebas dari kasus Omicron. Bisa saja karena belum berhasil mendeteksi. Seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, Australia itu berhasil mendeteksi," kata Tonang saat dihubungi detikcom, Kamis (2/12/2021).

Dosen Fakultas Kedokteran UNS itu mengatakan masyarakat tidak perlu memikirkan seberapa ganas varian yang ditemukan pertama kali di Afrika Selatan itu. Namun dia menilai seluruh pihak wajib melakukan antisipasi dari serangan Omicron.

"Ganas atau tidak itu tergantung kondisi daerahnya. Misal varian delta, ada yang kasusnya tinggi tapi tingkat kematian rendah, tapi ada juga yang tingkat kematiannya tinggi," ujarnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT