Senin, 06 Des 2021 11:35 WIB

Gawat! Indonesia Masuk Negara Kasus Diabetes Terbanyak di Dunia

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
ilustrasi diabetes Kasus diabetes di Indonesia masuk 5 besar dunia. (Foto ilustrasi: Shutterstock/)
Jakarta -

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diabetes melitus merupakan penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa). Atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya.

Diabetes sendiri merupakan penyakit kronis yang paling tinggi kenaikan angka prevalensinya saat ini dan masuk ke dalam daftar 10 penyebab kematian di dunia.

Menurut data dari International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas edisi 10 tahun 2021 menyebutkan, ada 527 juta orang dewasa dengan rentan umur 20-79 tahun menderita diabetes atau 1 dari 10 orang menderita diabetes di seluruh dunia. Angka ini naik 16 persen atau 74 juta penduduk sejak perkiraan IDF sebelumnya pada 2019. Jumlah ini diprediksi akan meningkat menjadi 643 juta pada tahun 2030 dan 784 juta pada tahun 2045.

Lebih dari 4 dari 5 atau sekitar 81 persen orang dewasa penderita diabetes tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Berikut daftar negaranya:

1. China

China menjadi negara dengan jumlah orang dewasa penderita diabetes terbesar di dunia yaitu 140,87 juta penduduk pada 2021.


2. India

India menjadi negara dengan penderita diabetes tertinggi kedua di dunia yaitu sebanyak 74,19 juta penduduk.

3. Pakistan

Di posisi ketiga ada Pakistan dengan jumlah orang dewasa penderita diabetes sebanyak 32,96 juta.

4. Amerika Serikat

Posisi selanjutnya ada Amerika Serikat dengan 32,2 juta kasus diabetes dan diprediksi meningkat menjadi 36,5 3 juta pada 2045.

5. Indonesia

Posisi kelima ada Indonesia dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta penduduk. Jumlah ini berarti prevalensi diabetes di Indonesia sebesar 10,6 persen.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 dan tahun 2018 menunjukkan, tren prevalensi penyakit Diabetes Melitus di Indonesia meningkat dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen prevalensi penyakit Diabetes Melitus menurut diagnosa dokter meningkat dari 1,2 persen menjadi 2 persen.



Simak Video "Kata Dokter Soal Pemanis Buatan untuk Pengidap Diabetes"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)