Senin, 06 Des 2021 13:17 WIB

Apa Itu Overthinking? Ini Pengertian, Tanda-tanda, dan Cara Mengatasinya

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
depressed Asian woman in deep many thoughts, having problem with over thinking Overthinking bisa dialami siapa saja. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur)
Jakarta -

Overthinking merupakan istilah yang biasa ditujukkan bagi orang-orang yang terlalu banyak berpikir. Ketika seseorang mengalami overthinking atau biasa disebut sebagai overthinker, tentu akan menghambat penyelesaian masalah, oleh karena itu penting mengetahui tentang kondisi tersebut agar kita lebih sadar akan kondisi diri.

"Overthinking adalah menggunakan terlalu banyak waktu untuk memikirkan suatu hal dengan cara yang merugikan serta overthinking dapat berupa ruminasi dan khawatir," ujar Wirdatul Anisa Psikolog dikutip dari ugm.ac.id, Senin (6/12/2021).

Ruminasi merupakan kecenderungan untuk terus memikirkan hal yang telah berlalu. Seseorang akan merasa hari ini akan lebih baik jika kemarin melakukan suatu hal juga merupakan salah satu bentuk masa lalu. Sedangkan khawatir adalah kecenderungan memikirkan prediksi yang negatif.

"Memang bukan hal yang mudah untuk mengubah kebiasaan overthinking," imbuh Nurul Kusuma Hidayati Psikolog dan peneliti Central Public Mental Health UGM.

Tanda-tanda Overthinking

Dilansir dari Forbes, Senin (6/12/2021), beberapa gejala berikut merupakan gejala general yang biasa dialami seorang overthinker. Namun ada baiknya untuk mengkonsultasikan kondisi diri kepada tenaga ahli agar tidak terjadi self-diagnosed.

  • Tidak bisa berhenti khawatir
  • Sering khawatir terhadap hal-hal yang tidak dapat dikendalikan.
  • Selalu mengingat kesalahan yang sudah lewat.
  • Sering mengingat kembali momen memalukan berulang kali.
  • Terlalu banyak berandai-andai pada kejadian tidak pernah terjadi.
  • Mengalami kesulitan tidur.
  • Tidak mampu berhenti memikirkan perkataan orang lain.
  • Menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan makna tersembunyi di balik perkataan orang atau peristiwa yang terjadi.
  • Tidak menyukai orang lain yang mengatakan sesuatu atau bertindak dengan cara yang tidak biasa.
  • Menghabiskan waktu memikirkan masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan.

Selanjutnya
Halaman
1 2