Selasa, 07 Des 2021 05:55 WIB

Lainnya Sudah Omicron-Delta, Kok Bisa Negara Ini Baru Punya Kasus Pertama?

Atilah Tia Abelta - detikHealth
Corona virus under magnifying glass. Observation made by virologists in the laboratory with microscope.  Red heart shaped coronavirus being mutated through genome modification. 3D rendering. Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/Stockcrafter)
Jakarta -

Sudah lebih dari dua tahun pandemi menetap di berbagai negara hingga varian baru mulai bermunculan. Omicron asal Afrika Selatan merupakan varian COVID-19 yang paling terbaru. Namun, negara ini malah baru melaporkan kasus COVID-19 pertama, yaitu Kepulauan Cook.

Negara kecil di Pasifik Selatan ini mencatat kasus pertamanya setelah bersiap kembali membuka wisata untuk turis.

Dikutip dari ABCNews, negara berpenduduk sekitar 17 ribu orang ini memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi secara global. Setidaknya 96 persen dari populasi sudah divaksinasi dosis lengkap alias menerima dua dosis vaksin COVID-19.

Virus terdeteksi pertama kali pada seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun. Ia sebelumnya dikarantina sepulang dari penerbangan repatriasi bersama keluarga Kamis lalu.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Mark Brown dalam sebuah pernyataan. Anak laki-laki ini diyakini baru pulang dari Selandia Baru, yang kemudian terpapar COVID-19.

Negara kepulauan, yang menutup diri dari dunia ketika pandemi melanda, telah mengumumkan rencana untuk melanjutkan perjalanan bebas karantina dengan Selandia Baru pada 14 Januari mendatang.

"Kami telah mempersiapkan diri untuk saat kami membuka kembali perbatasan kami," kata Brown.

Bagaimana kontak erat kasus positif COVID-19 pertama Kepulauan Cook?

Semua penumpang lainnya dinyatakan negatif COVID-19. Namun, Brown menyebut bocah itu masih dinyatakan positif COVID-19 usai dites ulang sebelum meninggalkan karantina.

Simak Video 'Thailand hingga Rusia Deteksi Kasus Pertama Varian Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)