ADVERTISEMENT

Selasa, 07 Des 2021 09:20 WIB

Tak Sengaja Divaksin Pfizer, Dua Bayi Ini Berujung Masuk RS

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Dua bayi yang baru lahir di Brasil diberi vaksin COVID-19 secara tak sengaja. Mereka akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit, demikian lapor media lokal Brasil.

Dikutip dari NDTV, bayi tersebut adalah seorang anak perempuan berusia dua bulan dan seorang anak laki-laki berusia empat bulan. Masing-masing diberikan vaksin COVID-19 pfizer, padahal seharusnya mendapat vaksin kombinasi melawan difteri, tetanus, hingga hepatitis B.

Vaksin Pfizer memicu reaksi parah pada kedua bayi tersebut. Karenanya, perawat yang memberikan vaksinCOVID-19 Pfizer secara tak sengaja langsung dihentikan sementara menjalani penyelidikan administratif.

Seperti diketahui, vaksin Pfizer baru disetujui untuk anak usia di atas 5 tahun. Pemberian juga diawasi ketat dengan dosis vaksin COVID-19 yang diberikan, hingga kondisi masing-masing anak sesuai dengan arahan para pakar.

Sementara di Indonesia sejak Agustus lalu, penggunaan vaksin Pfizer baru diberikan untuk usia 12 hingga 17 tahun. Vaksin COVID-19 Pfizer bisa disuntikkan dengan pemberian dosis 0,3 ml secara intramuskular dalam interval waktu minimal 21 hari.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT