ADVERTISEMENT

Kamis, 09 Des 2021 12:33 WIB

Omicron Sudah Masuk RI? Ini Data Sebaran Varian Baru Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Omicron adalah varian baru virus Corona. Virus ini pertama kali terdeteksi di Afrika. Sebaran varian baru Corona di Indonesia, ada Omicron? (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/loops7)
Topik Hangat Omicron Masuk RI?
Jakarta -

Heboh varian Omicron ditemukan di Indonesia, disebut-sebut berasal dari empat warga DKI yang baru saja kembali dari luar negeri. Belakangan, Kementerian Kesehatan RI hingga Dinas Kesehatan DKI Jakarta menegaskan kabar tersebut hoax.

"Setidaknya sudah 2.500 spesimen diperiksa dan 40 persen di antaranya adalah variant of concern dan sejauh ini tidak ditemukan varian Omicron. Pemeriksaan WGS sendiri dilakukan di Litbangkes Kemenkes RI dengan beberapa lab WGS jejaring Litbangkes di DKI Jakarta," terang Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

DKI Jakarta hingga kini baru mencatat tiga varian baru Corona yang dikategorikan WHO dalam jenis varian mengkhawatirkan atau variant of Concern (VoC). Menurut catatan Balitbangkes Kemenkes RI per 6 Desember 2021, DKI Jakarta mencatat penambahan lebih dari 200 kasus COVID-19 varian Delta dalam kurun kurang dari sebulan.

Kasus COVID-19 varian Alpha yang pertama kali diidentifikasi di Inggris juga kembali dilaporkan. Di luar itu, tak ada catatan penambahan varian lainnya termasuk varian Omicron dalam sebaran kasus VoC DKI Jakarta.

Selain DKI Jakarta, ada beberapa wilayah yang juga melaporkan peningkatan kasus COVID-19 Delta. Pasalnya, penambahan kasus varian Delta cukup signifikan.

Dari semula 4.732 kasus varian Delta per 13 November 2021, kini jumlahnya terus meningkat menjadi 5.552 kasus per 6 Desember 2021. Berikut daftar lengkap sebaran variant of Concern (VoC) berdasarkan catatan Balitbangkes Kemenkes RI per 6 Desember 2021.

Varian Delta: 5.552 kasus

  • Aceh: 54 kasus
  • Sumatera Utara: 166 kasus
  • Sumatera Barat: 75 kasus
  • Bengkulu: 22 kasus
  • Sumatera Selatan: 58 kasus
  • Jambi: 195 kasus
  • Kepulauan Riau: 40 kasus
  • Kepulauan Bangka Belitung: 64 kasus
  • Riau: 105 kasus
  • Lampung: 6 kasus
  • Banten: 43 kasus
  • Jawa Barat: 807 kasus
  • DKI Jakarta: 1.573 kasus
  • DIY: 91 kasus
  • Jawa Timur: 88 kasus
  • Jawa Tengah: 359 kasus
  • Bali: 157 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 67 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 103 kasus
  • Kalimantan Tengah: 24 kasus
  • Kalimantan Barat: 82 kasus
  • Kalimantan Timur: 560 kasus
  • Kalimantan Utara: 75 kasus
  • Kalimantan Selatan: 153 kasus
  • Sulawesi Selatan: 58 kasus
  • Sulawesi Utara: 198 kasus
  • Sulawesi Tengah: 65 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 20 kasus
  • Sulawesi Barat: 40
  • Gorontalo: 30 kasus
  • Maluku: 43 kasus
  • Maluku Utara: 48 kasus
  • Papua: 53 kasus
  • Papua Barat: 24 kasus

Varian Beta: 22 Kasus

  • DKI Jakarta: 12 kasus
  • Jawa Barat: 3 kasus
  • Jawa Timur: 6 kasus
  • Bali: 1 kasus

Varian Alpha: 78 kasus

  • Sumatera Utara: 2 kasus
  • Riau: 1 kasus
  • Sumatera Selatan: 1 kasus
  • Lampung: 1 kasus
  • Kepulauan Riau: 7 kasus
  • DKI Jakarta: 38 kasus
  • Jawa Barat: 20 kasus
  • Jawa Timur: 4 kasus
  • Jawa Tengah: 1 kasus
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus
  • Bali: 1 kasus


Simak Video "Dokter Paru Jelaskan Alasan 89% Gejala Omicron Batuk Kering"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)
Topik Hangat Omicron Masuk RI?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT