Senin, 13 Des 2021 16:18 WIB

Herry Wirawan Akui Perkosa 12 Santri, Mungkinkah Psikopat? Ini Kata Pakar

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Penampakan Herry Wirawan di Rutan Kebonwaru Bandung Foto: Dony Indra Ramadhan
Jakarta -

Herry Wirawan (36) mengakui perbuatannya telah memperkosa 12 santriwati. Pengakuannya ini disampaikan kepada Karutan Bandung (Kebonwaru) Riko Steven saat berbincang dengan Herry di Rutan Bandung.

"Ngobrol tadi, yang bersangkutan mengakui seperti yang ada di BAP," ucap Riko di Rutan Bandung.

Kasus pemerkosaan terhadap 12 santriwati di Bandung ini memicu amarah publik. Tindakan pelaku pada periode 2018 sampai 2021 ini membuat sembilan bayi lahir dan dua lainnya masih dalam kandungan.

Terkait kasus pemerkosaan tersebut, dokter spesialis kejiwaan RS Melinda 2 Bandung Teddy Hidayat mengatakan pelaku kekerasan seksual terhadap anak biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang kenal dengan korban.

"Semua aturan, disiplin dan norma yang berlaku dilanggar untuk memuaskan dorongan id atau nafsunya. Super ego atau hati nuraninya dikuasai oleh id atau nafsunya. Pada pelaku ditemukan superego lacunae yang karakteristik untuk psikopat," tutur dia, melalui keterangan tertulis dikutip dari CNN, Senin (13/12/2021).

Teddy menyebutkan psikopat dewasa yang melakukan kekerasan seksual terhadap anak tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Belum lagi kasus kekerasan seksual terhadap anak seperti fenomena gunung es.

"Catatan penting untuk pengadilan yaitu pada psikopat sulit belajar dari pengalaman dan tidak ada rasa bersalah. Sehingga cenderung akan mengulangi perbuatannya," ungkap dia.

Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki kepribadian psikopat, perlu dilakukan analisis lebih lanjut oleh ahli kejiwaan.



Simak Video "Lingkaran Setan Kekerasan Seksual Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)