Kamis, 16 Des 2021 05:55 WIB

Ada Korset 'Anti Perkosaan' Made In Bandung, Pakai Plat Baja-Kunci Kombinasi

Yudha Maulana - detikHealth
Maraknya kasus pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengingatkan kembali akan korset anti perkosaan yang dibuat inovator asal Bandung. Korset yang sempat beken itu dapat melindungi bagian sensitif wanita, Rabu, (15/12/2021). Korset anti perkosaan buatan Bandung (Foto: Yudha Maulana)
Bandung -

Maraknya kasus pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengingatkan kembali soal produk 'korset anti perkosaan' yang dibuat inovator asal Bandung, Simon Y Sanjaya. Korset yang sempat beken pada medio tahun 1998-an itu diperuntukkan untuk melindungi bagian sensitif wanita dari kejahatan seksual.

Saat ditemui di kediamannya di Kompleks Rajawali, Kota Bandung, Simon mengatakan korset anti perkosaan yang dibuatnya terbuat dari plat baja, yang mustahil untuk digunting atau dibuka secara paksa. Korset itu juga dilengkapi dengan pengaman tambahan berupa kombinasi kunci berupa sandi tiga angka.

Agar nyaman dipakai, korset juga dilapisi dengan kulit sintetis dan batik. Ukuran korset pun disesuaikan dengan ukuran lingkar pinggang pemakainya, Simon mengklaim ia bisa membuat korset ini dalam waktu satu jam saja bila peralatan dan bahan tersedia.

"Setelah itu (kerusuhan Mei 1998) saya bikin ini, pasca kerusuhan Mei ini booming bahkan sampai diliput oleh berbagai media massa dari lima benua," ujar Simon saat ditemui detikcom, Rabu (15/12/2021).

Maraknya kasus pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengingatkan kembali akan 'korset anti perkosaan' yang dibuat inovator asal Bandung. Korset yang sempat beken itu dapat melindungi bagian sensitif wanita, Rabu, (15/12/2021).Korset anti perkosaan dilengkapi kunci kombinasi. Foto: Yudha Maulana

Ia kemudian memperlihatkan kliping koran dari berbagai media massa nasional dan internasional, salah satunya Strait Times yang membahas mengenai korset anti perkosaan yang dibuatnya. Ia menyebut korset yang ia buat laku hingga ratusan pemesan.

Belakangan terjadi kasus pemerkosaan yang menimpa belasan santriwati di suatu boarding school di Kota Bandung. Menurutnya, dampak pemerkosaan yang dialami korban sangat mengerikan.

"Pemerkosaan bisa menyebabkan stress dan berujung pada bunuh diri. Korban juga bisa mengalami penyakit menular seksual, apalagi bila si pemerkosa mengalami sipilis atau AIDS. Mungkin korban bisa tetap hidup tapi dia mengalami trauma psikis, ada yang jadi gila waktu kerusuhan Mei '98 itu," ucapnya.

Rencananya, ia akan membuat kembali korset anti perkosaan ini, pasalnya ia khawatir dengan meningkatnya kasus kekerasan yang mencuat belakangan ini.

"Kalau dari segi enak dipakai, ini tidak menghalangi aktivitas sudah ada beberapa wanita yang pakai dan saya tanya waktu itu ya gimana rasanya pakai ini rasanya percaya diri terus yang lain bicara tidak mengganggu tidak masalah," ucapnya.

Maraknya kasus pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengingatkan kembali akan 'korset anti perkosaan' yang dibuat inovator asal Bandung. Korset yang sempat beken itu dapat melindungi bagian sensitif wanita, Rabu, (15/12/2021).Maraknya kasus pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengingatkan kembali akan 'korset anti perkosaan' yang dibuat inovator asal Bandung. Korset yang sempat beken itu dapat melindungi bagian sensitif wanita, Rabu, (15/12/2021). Foto: Yudha Maulana


Simak Video "Formula Cegah Kekerasan Seksual Anak di Sekolah"
[Gambas:Video 20detik]
(yum/up)