Kamis, 16 Des 2021 06:20 WIB

Round Up

Jadwal Mepet Vaksin BIAS Vs Vaksin COVID-19 Bikin Emak-emak Pusing

Razdkanya Ramadhanty, Vidya Pinandhita - detikHealth
Siswa Siswi sekolah dasar menerima vaksin COVID 19 di SD Negeri 2 Pondok Bambu, Jakarta, Selasa (14/12/2021). Pemerintah memulai vaksin Covid-19 anak berusia 6-11 tahun mulai hari ini. Sasaran vaksinasinya mencapai 26,5 juta anak berdasarkan data sensus penduduk 2020. Vaksin BIAS itu apa? (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Vaksin COVID-19 untuk anak 6-11 tahun sudah dimulai, namun emak-emak banyak mengeluhkan jadwalnya mepet dengan vaksin BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah). Vaksin BIAS adalah program pemerintah yang sama pentingnya dengan vaksin COVID-19. Mana yang sebaiknya didahulukan?

Vaksin BIAS adalah program pemerintah untuk melindungi anak-anak dari penyakit seperti campak, difteri dan tetanus (DT). Nah agar anak-anak bisa ikut vaksinasi COVID-19, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Kementerian Kesehatan mewajibkan ada jeda 1 bulan atau 4 pekan.

Lalu bagaimana jika jadwalnya memang mepet, mana yang sebaiknya didahulukan?

Dokter anak dari Siloam Hospitals Bogor, dr Melisa Anggraeni, SpA, M.Biomed, menyebut keputusan ada di tangan orang tua. Yang terpenting, ada jeda sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah.

"Boleh mana saja (jenis vaksin yang didahulukan). Jarak dari vaksin rutin ke vaksin COVID-19 adalah satu bulan. Dari vaksin COVID-19 ke rutin juga satu bulan," jelas dr Melisa kepada detikcom, Rabu (15/12/2021).

"Silakan pihak sekolah koordinasi dengan dinas kesehatan atau Puskesmas setempat. Yang pasti, sebaiknya kedua imunisasi dilakukan," lanjut dr Melisa.

Salah satu tujuan pemberian jeda satu bulan adalah untuk mengoptimalkan observasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Setelah dipastikan aman, maka boleh lanjut ke imunisasi atau vaksinasi berikutnya.

Vaksin BIAS itu apa?

Vaksin BIAS adalah salah satu program pemerintah untuk melindungi anak-anak dari PD3I (Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi). Setelah mendapatkan paket imunisasi lengkap semasa bayi, anak-anak mendapatkan lagi paket imunisasi untuk lebih mengoptimalkan imunitas tubuh ketika menginjak usia sekolah.

Ada beberapa jenis vaksin yang diberikan dalam vaksinasi BIAS, di antaranya:

1. Imunisasi campak

Diberikan untuk menghindari risiko cacat dan kematian akibat measles dan rubella.

2. Difteri-Tetanus (DT)

Diberikan berulang pada anak usia kelas 1 SD, lalu diberikan lagi di usia 12 tahun.

3. Tetanus Diphteria (TD)

Fungsinya mirip seperti DT, namun diberikan pada kesempatan yang berbeda dengan dosis yang juga berbeda.

Simak juga 'Daftar Calon Vaksin Covid-19 buat Booster di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)